Hukum
19 May 2026 11:26 WITA
Kupang, NTTzoom.com — Unggahan anonim yang beredar di media sosial pada 15 Mei 2026 menyeret nama Ismael Pello, Kepala Sekolah Dasar (SD) GMIT Uiasa, Desa Uiasa, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, terkait dugaan ketidaktransparanan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Unggahan tersebut sempat menjadi perbincangan warganet selama beberapa hari. Namun pada Selasa, 19 Mei 2026, postingan itu sudah tidak lagi ditemukan di platform tempat pertama kali diunggah.
Dalam unggahan itu, akun anonim meminta Yosef Lede selaku Bupati Kupang untuk segera menonaktifkan Ismael Pello dari jabatannya sebagai kepala sekolah.
“Dengan hormat lewat postingan ini, atas nama kebanyakan orang yang takut menyuarakan kebenaran secara terbuka kepada Bapak Bupati Kupang, Yosep Lede, untuk sesegera mungkin menonaktifkan Kepala Sekolah SD GMIT Uiasa atas nama Ismael Pello,” tulis akun tersebut.
Akun tersebut juga menuding adanya dugaan nepotisme dalam pengelolaan dana BOS di sekolah, serta mempertanyakan transparansi pengelolaannya.
“Dana BOS SD GMIT Uiasa sudah cair tapi para guru sampai sekarang tidak tahu menahu siapa bendahara sekolah. Diduga bendahara sekolah adalah anak mantu Ismael Pello,” lanjut isi unggahan.
Selain itu, seorang warga desa yang enggan disebutkan namanya mengatakan isu mengenai bendahara sekolah yang merupakan anak mantu kepala sekolah memang berkembang di tengah masyarakat.
“Menurut isi begitu dan memang dia punya bendahara sekolah, itu dia punya anak mantu,” ujar sumber yang enggan dimuat namanya.
Saat dikonfirmasi NTTzoom.com pada Selasa (19/05/2026), Ismael Pello membantah seluruh tudingan dalam unggahan anonim tersebut.
“Itu fitnah saya. Biar saja saya serahkan di Tuhan yang membalas,” tegas Ismael melalui chat whatsapp.
Terkait pengelolaan dana BOS di SD GMIT Uiasa, ia menegaskan bahwa seluruh proses sudah berjalan sesuai ketentuan, apalagi dirinya baru menjabat di sekolah tersebut dalam waktu singkat.
“Iya pengelolaan sudah sesuai, tapi saya baru datang dua bulan di SD GMIT Uiasa, bagaimana saya sudah salah?” ujarnya.
Sementara terkait tudingan bahwa bendahara sekolah merupakan anak mantunya, Ismael Pello tidak memberikan jawaban.
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang masih terus dilakukan. (es)