Polda NTT Catat 21 Kasus dari 12 Polres
Ariasandy
Carlens
15 Apr 2024 09:51 WITA

Polda NTT Catat 21 Kasus dari 12 Polres

* Operasi Ketupat Turangga 2024

KUPANG, Nttzoom-Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat sebanyak 21 kasus kecelakaan yang terjadi selama mudik Lebaran atau saat operasi Ketupat 4 hingga 9 Arpil 2024. Tercatat enam orang meninggal dunia, 16 orang mengalami luka berat dan 34 orang di antaranya mengalami luka ringan.

Adapun total kerugian material yang terjadi akibat kecelakaan lalulintas saat operasi Ketupat 2024 itu mencapai Rp 217. 250.000.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda NTT, Kombes Pol. Ariasandy S.I.K menuturkan, 21 kasus kecelakaan yang terjadi selama operasi Ketupat pada 4 hingga 9 April 2024, dari Polres Kupang Kota satu kasus, Polres Kupang tiga kasus, Polres Belu tiga kasus, Polres Malaka dua kasus, Polres Rote Ndao satu kasus, Polres Sabu Raijua satu kasus, Polres Alor satu kasus, Polres Nagekeo satu kasus, Polres Sikka satu kasus, Polres Lembata satu kasus, Polres Sumba Timur tiga kasus, dan Polres Manggarai Barat  tiga kasus.

"Data Laka Lantas Ops Ketupat turangga 2024 periode tanggal 4 sampai 9 April 2024, jumlah kejadian sebanyak 21 kasus. Meninggal dunia 6 orang, luka berat ada 16 orang dan luka ringan 34 Orang. Total kerugian material sebesar Rp 217.250.000,” urai Kombes Pol. Ariasandy ketika dikonfirmasi nttzoom.com Minggu, 14 April 2024.

Ia juga mengimbau masyarakat atau para pengendara untuk tidak ugal-ugalan di jalan saat mengendarai sepeda motor. Selain itu, masyarakat juga diminta melengkapi surat-surat kendaraan, serta mengecek kondisi kendaraan sebelum bepergian. "Tidak mengonsumsi minuman keras/alkohol ketika berkendara. Bagi pengendara yang akan melakukan perjalanan jauh jika lelah mengantuk, jangan melanjutkan berkendara. Beristirahat sejenak. Utamakan keselamatan sebagai kebutuhan utama,” timpalnya.(jem/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai