5 Siswa SMPN 8 Kupang, Dilarikan Lagi ke Rumah Sakit
Kepala Ombudsman NTT, Darius Beda Daton, meninjau lima orang siswa yang dilarikan ke IGD SK Lerik Kupang, Jumat (25/07/2025).
Redaksi
25 Jul 2025 14:41 WITA

5 Siswa SMPN 8 Kupang, Dilarikan Lagi ke Rumah Sakit

Kupang, nttzoom.com - Lima orang siswa korban keracunan massal, kembali dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik Kupang, setelah kembali mengalami mual dan muntah, Selasa (25/07/2025). 

‎Kelimanya sebelumnya mendapatkan perawatan medis di RS Mamami Kupang, dan telah dipulangkan. 

‎Namun, saat kegiatan belajar mengajar kembali digelar hari ini (sebelumnya diliburkan), kelima orang siswa itu mengeluh sakit perut dan berkali-kali ke toilet. 

‎Gejala yang dirasakan siswa yakni sakit kepala, mual dan muntah hingga BAB dengan tekstur berair. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pihak sekolah pun langsung membawa kelima orang siswa tersebut ke rumah sakit. 

‎Kesya, salah seorang korban mengaku merasakan sakit yang menusuk pada bagian perut hingga muntah.

‎"Perut sakit, pi (pergi) ke kamar mandi terus-terus. Kepala juga pusing. Masuk rumah sakit hari Selasa, tapi langsung pulang. Tadi di sekolah sakit lagi. Perut rasa tatikam (menusuk) sekali. " ujar kesya. 

‎Sementara itu, menurut guru kelas, Isa, mengatakan kelima siswa ini merupakan korban keracunan massal yang terjadi nada Selasa pagi. 

‎"Mereka mengeluhkan sakit perut dan sembelit, hingga beberapa siswa harus muntah dan diare," jelas Isa kepada nttzoom.com, Jumat (25/07). 

‎Kelima korban ini dibawa dan dirawat di RS Mamami namun dipulangkan setelah mendapatkan perawatan. 

‎"Setelah Selasa itu, sorenya dipulangkan, lalu hari ini mereka masuk skolah seperti biasa tapi setelah itu rasa sakit lagi jadi kita bawa ke sini," pungkas Isa. 

‎Pasca kembali dirawatnya lima siswa SMPN 8 Kupang, ombudsman NTT langusung melakukan peninjauan. 

‎"Kejadian ini tadi pagi, saya pikir dari sudah dari Selasa itu tidak ada lagi, ternyata tadi pagi WA lagi bahwa ini ada anak-anak yang datang lagi pake seragam pak, saya tanya dari mana, katanya dari SMPN 8, jadi saya cek saja," kata Darius Beda Daton. 

‎"Kurang lebih ada lima orang, empat di opname, satu akan dipulangkan. Ditambah ada sekitar 4 atau 5 orang yang masih di rawat inap di poli, berarti ada sekitar 9 orang yang masih dirawat. Setelah ini saya koordinasikan dengan dinas kesehatan bahwa masih ada org di bawah" Tambah Darius. 

‎Darius menambahkan, dari penjelasan nakes, anak-anak ini sebelumnya sudah pernah dirawat di rumah sakit lain, namun belum benar-benar pulih. 

‎"Hari ini mereka upayakan yang empat diopname lagi di sini untuk melihat kondisi mereka 1 atau 2 hari ke depan," tutup Darius. (es) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai