KUPANG, NTTzoom.com-Upaya modernisasi layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Kupang kembali diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Literasi dan Numerasi bagi Pendidik PAUD Tahun 2025 yang digelar oleh Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang pada Kamis (13/11/2025) di Hotel Pelangi Kupang. Kegiatan ini diikuti oleh 103 guru PAUD dari berbagai lembaga.
Dalam forum tersebut, pakar manajemen risiko pendidikan, Dr. Deford Nasareno Lakapu, MM, CRA, CRP, CMSM, memperkenalkan gagasan penting terkait inovasi layanan PAUD. Dalam pemaparannya yang bertajuk “Risk-Smart Teacher: Strategi Penguatan Guru PAUD Berbasis Manajemen Risiko,” Dr. Lakapu tidak hanya membahas peran guru sebagai penjaga keselamatan anak, tetapi juga menawarkan konsep baru yang berpotensi mengubah sistem penerimaan peserta didik.
Salah satu terobosan yang disorotnya adalah penerapan portofolio anak sebagai syarat pendaftaran PAUD. Portofolio tersebut memuat informasi penting mengenai karakter, kebiasaan, minat, kemampuan awal, hingga kebutuhan khusus anak. Menurutnya, portofolio bukan alat seleksi, melainkan instrumen komunikasi awal antara orang tua dan guru.
“Portofolio ini akan membantu guru mengenal anak sejak hari pertama. Dengan pemahaman awal yang jelas, pembelajaran dapat dirancang lebih tepat, kondusif, dan sesuai kebutuhan perkembangan anak,” terang Dr. Deford Lakapu.
Gagasan ini disambut antusias oleh para guru PAUD yang hadir. Mereka menilai bahwa portofolio anak akan mempermudah proses adaptasi, mengurangi miskomunikasi, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan kelas pada awal tahun ajaran.
Tidak hanya menekankan aspek inovasi pendaftaran, Dr. Deford Lakapu juga menggarisbawahi pentingnya penerapan manajemen risiko dalam pengelolaan PAUD. Ia menekankan kompetensi guru sebagai Risk-Smart Teacher yang mencakup kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, memitigasi, serta memantau risiko demi menjamin keamanan dan kesejahteraan anak.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang berharap materi dan gagasan yang disampaikan dapat menjadi acuan dalam pengembangan kebijakan PAUD di masa depan. Inovasi berupa portofolio anak dan penguatan peran guru sebagai Risk-Smart Teacher dinilai mampu mendorong PAUD di Kota Kupang menjadi lebih aman, ramah anak, dan selaras dengan prinsip pendidikan modern. (jr/nz)
Dapatkan sekarang