Aksi Cepat Brimob, Jembatan Penghubung Tiga Desa Kembali Difungsikan
Personel Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda NTT bersama Polsek Wewaria dan warga, bergotong royong memperbaiki jembatan darurat yang rusak parah, Sabtu (7/2/2026).
Redaksi
10 Feb 2026 11:16 WITA

Aksi Cepat Brimob, Jembatan Penghubung Tiga Desa Kembali Difungsikan

Ende, NTTzoom.com – Akses penghubung tiga desa di Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, kembali terhubung setelah personel Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda NTT bersama Polsek Wewaria bergotong royong memperbaiki jembatan darurat yang rusak parah, Sabtu (7/2/2026).

Jembatan darurat di Desa Fatuatu tersebut sebelumnya tidak dapat dilalui akibat kerusakan serius. Padahal, jembatan itu merupakan jalur vital yang menghubungkan Desa Fatuatu, Desa Fatuatu Barat, dan Desa Fatuatu Timur, sekaligus menjadi akses strategis antar kecamatan dari Wewaria menuju Maurole hingga jalur lintas utara ke Kabupaten Sikka.

‎Perbaikan dipimpin Wakil Komandan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Iptu Venancio Da Costa Pinto bersama Kapolsek Wewaria Iptu Dance Dima, melibatkan personel Brimob, anggota Polsek, serta masyarakat setempat. 

‎Proses pengerjaan dilakukan dengan membongkar bagian jembatan yang rapuh, mengganti papan bantalan, dan memperkuat penyangga menggunakan material kayu.

Meski sempat terkendala pengumpulan bahan, pekerjaan tetap berjalan berkat sinergi TNI–Polri dan partisipasi aktif warga.

‎Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya terkait akses transportasi yang berdampak langsung pada aktivitas harian warga.

‎“Perbaikan jembatan ini sangat penting untuk menunjang mobilitas pelajar, tenaga kesehatan, serta roda perekonomian masyarakat. Polri hadir bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga membantu masyarakat secara langsung,” ujarnya.

‎Apresiasi datang dari Camat Wewaria Fidelis Bela yang menyebut jembatan tersebut sebagai akses utama warga. Menurutnya, perbaikan jembatan sangat membantu masyarakat yang selama ini harus menyeberangi sungai dengan risiko tinggi.

‎“Dengan diperbaiki, warga—terutama anak sekolah dan tenaga kesehatan—bisa beraktivitas dengan lebih aman,” katanya.

‎Pengerjaan jembatan masih terus dilakukan aparat gabungan, agar dapat digunakan secara optimal. 

‎Kegiatan tersebut menegaskan komitmen Polda NTT dalam menghadirkan pelayanan nyata serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat. (es) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai