Aksi Cepat Polisi Bantu Warga Usai Bencana Angin Kencang di Kupang
Personil Polresta Kupang Kota, sigap bantu warga RT 14 Kelurahan Manutapen, Kota Kupang, yang terdampak bencana, Sabtu (17/01/2026).
Redaksi
17 Jan 2026 18:02 WITA

Aksi Cepat Polisi Bantu Warga Usai Bencana Angin Kencang di Kupang

Kupang, NTTzoom.com— Kepolisian Resor Kota Kupang Kota mencatat sebanyak 22 rumah warga terdampak bencana angin kencang dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (17/01/2026) pukul 23.00 Wita,

‎AKP Mesakh Yohanis Hetharie, Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops atau KBO) Polresta Kupang Kota, mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat pada pukul 23.00 Wita terkait bencana alam tersebut. Polisi kemudian bergerak melakukan patroli dan pengecekan lokasi bersama Kasat Samapta, petugas KSPK, serta personel lainnya.

‎“Sejak pukul 23.00 Wita hingga pagi sekitar pukul 06.30 Wita, kami sudah mendatangi tempat kejadian perkara, membantu masyarakat secara bahu-membahu membangun rumah darurat, sekaligus mendata kerusakan dan korban terdampak,” kata AKP Messakh.

‎Berdasarkan pendataan sementara, bencana berdampak pada 22 rumah yang tersebar di dua kelurahan, yakni Kelurahan Manutapen, dan Kelurahan Alak. Dari jumlah tersebut, lima rumah mengalami rusak berat, dua rusak sedang, dan sisanya rusak ringan.

‎AKP Messakh menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material dialami warga akibat rusaknya rumah dan fasilitas pendukung.

“Kami juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta membantu pemulihan psikologis warga pascabencana,” ujarnya.

‎Polresta Kupang Kota telah berkoordinasi dengan BPBD, BNPB, serta Pemerintah Kota Kupang untuk penanganan darurat. Rencana pendirian tenda darurat, dapur lapangan, dan penyaluran logistik bagi warga terdampak segera dilakukan.

“Saat ini Kapolresta, Wali Kota Kupang, dan BPBD sedang menuju lokasi untuk penanganan lebih lanjut. Masyarakat berharap pemerintah segera menetapkan langkah tanggap darurat agar warga tidak terdampak lebih parah di tengah cuaca ekstrem yang masih berlangsung,” pungkasnya. (es) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai