KUPANG, Nttzoom-Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT), Ruth Laiskodat menegaskan hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait dengan adanya kasus varian baru EG-5 Covid-19 di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ruth menegaskan, jika benar adanya temuan kasus varian baru EG-5 Covid-19, tentunya sudah ada laporan dari setiap Rumah Sakit (RS) maupun Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten/Kota kepada Dinkes Provinsi.
Dikatakan, hingga saat ini Dinkes Provinsi NTT belum pernah menerima pemberitahuan secara resmi tentang adanya kasus varian baru EG-5 Covid-19 di provinsi berbasis kepalauan ini.
"Kalau varian baru biasanya ada laporan dari Rumah Sakit (RS) dan Dinas Kesehatan kabupaten/kota ke Dinkes Provinsi," sebut Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Ruth Laiskodat kepada nttzoom.com, Jumat (15/12).
Namun demikian, untuk mengantisipasi kasus varian baru ini, Ruth meminta kepada seluruh masyarakat NTT khususnya di wilayah Kota Kupang agar tetap menjaga kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan serta terus melaksanakan aktivitas fisik seperti olahraga agar imun tubuh tetap sehat.
"Sampai hari ini belum ada laporan terkait adanya varian baru Covid-19 di Kupang. Jadi masyarakat diimbau agar tetap pakai masker dan perilaku cuci tangan, istirahat yang cukup dan olahraga atau aktivitas fisik agar tetap sehat," imbuhnya.
Untuk diketahui, gejala yang ditimbulkan tidak jauh berbeda dengan varian lain. Seperti strain omikron lainnya, EG.5 cenderung menginfeksi saluran pernapasan bagian atas, menyebabkan pilek, sakit tenggorokan, dan gejala mirip pilek lainnya dibandingkan dengan gejala saluran pernapasan bagian bawah.(jem/cd3/nz)
Dapatkan sekarang