KUPANG, NTTZOOM-Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTT, Thomas Mauritis Djawa, SH kepada NTTZOOM di ruang kerjanya, Rabu (25/8) menjelaskan, persiapan menuju pemilihan umum (Pemilu) serentak 2024 mendatang menjadi tantangan tersendiri bagi Bawaslu.
Pasalnya, Bawaslu RI akan mengadakan seleksi anggota, kemudian juga di provinsi akan melakukan verifikasi Partai Politik.
"Ini juga menjadi tantangan buat kami Bawaslu. Dimana kabupaten juga seleksi. Bayangkan 2022 seleksi Bawaslu-RI, 2022 seleksi Bawaslu Provinsi dan 2023 seleksi Bawaslu Kabupaten," ungkap Thomas.
Thomas juga menambahkan, Pemilu 2024 mendatang sudah banyak persiapan. Dan Bawaslu siap melakukan pengawasan di setiap tahapabln. Sebelumnya, di 2020 itu Bawaslu sudah melakukan pengawasan pemilihan bupati dan wakil bupati di sembilan kabupaten.
"Tahun 2020 kita baru menyelesaikan hajatan besar, yaitu pemilihan bupati dan wakil bupati di sembilan kabupaten," jelas Thomas
Ia menjelaskan, di tahun 2021 ini Bawaslu dalam konteks pengawasan, yaitu konsolidasi demokrasi.
"Kemudian 2021 ini, nyaris memang kita berjalan di era non tahapan yang belum menjadi tugas pokok Bawaslu dalam konteks pengawasan," bebernya.
Thomas katakan, konsentrasi saat ini adalah persiapan menuju pemilu serentak 2024 sebagaimana diketahui, tidak ada revisi Undang-Undang (UU) No.7 Tahun 2017 dan Undang-Undang no.10 tahun 2019. Oleh karena itu Bawaslu menunggu kebijakan dari pemerintah dan DPR menuju tahun 2024.
"Untuk saat ini kita konsentrasi menuju Pemilu serentak 2024 sebagaimana Undang-Undang (UU) itu tidak direvisi," jelas Thomas.(jem/rjl/cd3/nz)
Dapatkan sekarang