Berlutut di Depan Pangdam IX Udayana, Ibunda Prada Lucky Minta Keadilan
Ibunda Prada Lucky, berlutut di Depan Pangdam IX Udayana, Senin ( 11/08/2025)
Redaksi
12 Aug 2025 13:05 WITA

Berlutut di Depan Pangdam IX Udayana, Ibunda Prada Lucky Minta Keadilan

Kupang, nttzoom.com -- Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Prada Lucky Chepril Saprutra Namo di Kelurahan Kuanino, Kota Kupang, Senin (11/8/2025). Isak tangis pecah saat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto datang melayat bersama sejumlah perwira tinggi Kodam.

‎Ibunda Prada Lucky, Sepriana Paulina Mirpey, tak kuasa menahan air mata. Dengan tubuh bergetar, ia berlutut di kaki Pangdam dan memohon keadilan atas kematian putranya yang diduga akibat penganiayaan.

‎“Tolong Pak, anak saya ini mati bukan karena sakit. Dia pergi karena dianiaya. Saya minta TNI usut sampai tuntas, hukum semua yang bikin dia begini. Saya cuma mau keadilan untuk anak saya,” ujarnya sambil menangis.

‎Sepriana mengenang janji terakhir putranya yang belum sempat terwujud untuk membangun rumah layak bagi keluarga. “Lucky pernah bilang mau bangun rumah untuk saya dan adik-adiknya. Sekarang dia sudah pergi, tetapi saya mohon, mimpinya jangan hilang,” pintanya.

‎Ayah Prada Lucky, Serma Christian Namo, yang juga prajurit TNI, menyatakan keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada institusi TNI. “Saya tahu TNI akan bertindak tegas. Jiwa raga kami untuk NKRI, tetapi pelaku harus dihukum setimpal,” tegas Christian. 

‎Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan belasungkawa mendalam dan menegaskan komitmen pengusutan kasus tersebut. “Saya pastikan, kasus ini akan diusut tuntas. Semua pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada yang ditutupi,” ujarnya.

‎Prada Lucky merupakan prajurit Batalyon TP 834 Wakanga Mere, Kabupaten Nagekeo. Dia tewas diduga setelah dianiaya puluhan seniornya. (es) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai