BMKG: Gelombang Tinggi Capai 3 Meter Ancam Perairan Selatan NTT
Ilustrasi gelombang tinggi ancam perairan di sejumlah wilayah di NTT, 14-17 Oktober 2025.
Redaksi
13 Oct 2025 14:02 WITA

BMKG: Gelombang Tinggi Capai 3 Meter Ancam Perairan Selatan NTT

Kupang, NTTzoom.com– Stasiun Meteorologi Maritim (Stamar) Tenau Kupang mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berlaku mulai 14 hingga 17 Oktober 2025.

‎Prakirawan Stamar Tenau, M. Caesar Agni Pratama, menjelaskan, pola angin di wilayah NTT umumnya bertiup dari Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan antara 6 hingga 25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di beberapa perairan seperti Selat Sape, Laut Sawu, Selat Ombai, dan perairan selatan Sumba–Rote, yang berpotensi memicu peningkatan tinggi gelombang laut.

‎“Masyarakat dan nelayan diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi terutama di wilayah selatan NTT,” ujar Caesar.

‎Berdasarkan prakiraan BMKG, gelombang laut dengan kategori sedang (1,25 – 2,5 meter) diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah perairan antara tanggal 14–17 Oktober 2025, di antaranya; Selat Sape, Selat Flores – Lamakera, Selat Alor, Selat Ombai, Laut Sawu, Perairan selatan Flores, Alor – Pantar, Sabu – Raijua, Kupang – Rote, dan Timor – Rote

‎Sementara itu, gelombang dengan kategori tinggi (2,5 – 3,0 meter) berpotensi terjadi di Selat Sumba bagian barat, Perairan selatan Sumba dan Perairan utara Sabu – Raijua. 

‎Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga 17 Oktober 2025. BMKG mengimbau masyarakat pesisir, operator kapal, serta nelayan tradisional untuk memperhatikan informasi cuaca terkini sebelum melaut.

‎BMKG juga mengingatkan agar aktivitas pelayaran kapal feri dan kapal kecil mempertimbangkan kondisi gelombang laut demi keselamatan bersama. (es) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai