ENDE, NTTZOOM-Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan Workshop Pengelolaan dan Pembangunan (WPP) Desa di lingkup Kabupaten Ende dengan Mengusung tema "pengelolaan keuangan desa yang cepat, tepat dan terpadu sebagai upaya penanganan dampak ekonomi Covid-19" yang berlangsung di Aula Garuda Kantor Bupati Ende.
Kegiatan tersebut dibuka langsung Wakil Bupati Ende, Erikos Emanuel Rede.
Wokshop ini juga dihadiri anggota Komisi XI RPR RI Ahmad Johan, Koordinator Penyusunan Prioritas Pemanfaatan Dana Desa Friendy Parulina Sihotang, Kepala Perwakilan BPKP NTT Sofyan Antonius, Plt. Kepala KPPN Ende Raimundus Sengga.
Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi dialog terkait pengelolaan Dana Desa yang diikuti 150 peserta yang merupakan Kepala Desa se-Kabupaten Ende.
Kepala Perwakilan BPKP NTT, Sofyan Antonius dalam paparannya menyampaikan bahwa BPKP selalu melakukan pengawasan serta pendampingan dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan desa.
Sofyan menyebutkan, dengan adanya aplikasi SISKEUDES dan SISWASKEUDES yang merupakan aplikasi milik BPKP yang akan membatu dalam penatausahaan pengelolaan keuangan desa bagi aparat pemerintah desa (Pemdes) serta aplikasi pengawasan atas pengelolaan keuangan desa bagi APIP di setiap kabupaten.
Ia juga katakan, selain pendampingan pengelolaan keuangan dan pembangunan desa, BPKP juga melakukan pengawasan internal atas tata kelola dan akuntabilitas keuangan desa, pengawasan tata kelola aset daerah, pengawasan BLT desa, pengawasan kegiatan padat karya tunai desa, pengawasan pengembangan potensi desa, percepatan penurunan stunting desa, dan juga pengawasan Tematik GerMas. Di Kabupaten Ende sendiri dari hasil uji petik pada 10 desa, 10 desa tersebut telah melakukan identifikasi potensi desa dan terdapat satu desa yang telah mengembangkan potensi menjadi produk unggulan desa.
"Dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan desa, kami berharap seluruh unsur dapat selalu berjalan berdampingan dengan BPKP agar dapat memberikan hasil yang lebih baik lagi. Kami BPKP selalu siap untuk melakukan pendampingan kepada desa dan juga bagi pemerintah Indonesia,” ucap Sofyan Antonius.
Selanjutnya, Wakil Bupati Ende, Erikos Emanuel Rede dalam sambutannya mengapresiasi sinergi yang telah dilakukan BPKP NTT dengan DPR RI, Kemendes, dan KPPN guna mendukung Pemerintah Kabupaten Ende bersama-sama menjadikan pengelolaan desa di Kabupaten Ende menjadi lebih baik dan lebih maju.
Hal yang sama juga disuarakan Anggota DPR RI Komisi XI Ahmad Johan bahwa BPKP dalam tugasnya bergerak berdampingan dengann DPR RI dalam berbagai aspek pengawasan.
Lebih lanjut, Ahmad Johan menyampaikan bahwa Kabupaten Ende memiliki banyak potensi yang dapat digali guna mengembangkan Ende yang lebih maju.
Ahmad Johan juga memberikan beragam semangat dan motivasi kepada para Kepala Desa untuk menjalankan pengelolaan desa dengan baik, tidak lain guna mensejahterahkan masyarakat di desa.
Hal senada juga disampaikan Koordinator Penyusunan Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Friendy Sihotang terkait paparan prioritas penggunaan dana desa dalam masa pandemi dan pemulihan ekonomi desa menyampaikan salah satunya arah revitalisasi perekonomian desa dengan meningkatkan kontribusi perekonomian desa terhadap perekonomian nasional yang terus meningkat. Meningkatkan kapasitas produktivitas, nilai tambah dan daya saing perekonomian desa. Dalam hakekat dan tujuan pembangunan desa adalah meningkatkan kualitas hidup manusia, meningkatkan pelayanan publik di desa, penanggulanagan kemiskinan, dan menjadikan masyarakat desa sebagai subjek pembangunan.
Selanjutntnya, Plt. KPPN Ende, Ende Raimundus Sengga dalam workshop ini menyampaikan terkait mekanisme penyaluran dana desa tahun anggaran 2022. Dalam kegiatan ini juga dilakukan dialog disertakan dengan diskusi antara Kepala Desa dan narasumber terkait pengelolaan keuangan dan pembangunan desa.
Harapannya dengan workshop ini Pemerintah Kabupaten Ende dan jajaran dapat melaksanakan pengelolaan keuangan dan pembangunan desa dengan lebih baik guna mensejahterakan masyarakat Ende.(*/jem/cd3/nz)
Dapatkan sekarang