BPS Siapkan 6.063 Petugas ST2023
Adi Manafe
Carlens
17 May 2023 09:26 WITA

BPS Siapkan 6.063 Petugas ST2023

KUPANG, NTTZOOM-Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan sosialisasi Sensus Pertanian tahun 2023 atau ST2023 yang berlangsung di Lantai II BPS Provinsi NTT, Selasa (16/5).

Dalam sambutannya, Kepala BPS Provinsi NTT yang diwakili Kepala Bagian (Kabag) Umum BPS NTT, Adi Hendrik Manafe menyampaikan  BPS NTT segera melakukan ST2023 dengan beberapa cakupan, yakni ketahanan pangan, holtikultura, perkebunan, perikanan, peternakan, kehutanan dan jasa pertanian. Dikatakan, ST2023 ini akan dilakukan di wilayah perkotaan dan pedesaan di seluruh Indonesia.

Kata Adi, untuk wilayah Provinsi NTT, sebanyak 6.063 petugas ST2023 yang siap melakukan sensus pertanian di 22 kabupaten/kota yang ada di Provinsi NTT.

Dari 6.063 petugas ST2023, dirincikan sebanyak 4.433 petugas lapangan ST2023, kemudian 1.013 petugas pemeriksaan lapangan dan 217 orang lainnya adalah koordinator sensus kecamatan atau Koseka.

Lanjut Adi, proses pendataan sensus pertanian tahun 2023 ini, akan berlangsung pada tanggal 1 Juni hingga 31 Juli 2023. "Artinya ini dilaksanakan dua bulan. Dan ada 6.063 petugas yang akan siap melakukan pendataan," sebutnya.

Dijelaskan, dalam rangka sensus pertanian ini, pihaknya sudah melakukan berbagai tahapan, mulai dengan merekrut petugas, dan melatih petugas yang sudah direkrut.

Dikatakan, sesudah  proses pendataan sensus pertanian di bulan Juli, maka di tahun 2024 mendatang akan dilanjutkan dengan proses pengolahan data atau disebut proses validasi data. "Jadi selesai data di bulan Juli nanti, selanjutnya di tahun depan akan proses olah data," ungkapnya.

Adi Manafe menjelaskan, pelaksanaan sensus pertanian ini akan dilakukan secara kolaboratif, dengan menyiapkan daftar nama untuk daftar penduduk dan registrasi petani. BPS juga bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Kami dari BPS juga melibatkan Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan dan Dinas Kehutanan Provinsi NTT,"  jelasnya.

Tahapan selanjutnya setelah sensus, kata Adi, akan dilanjutkan dengan proses pengolahan data, diharapkan dari proses ini akan memperoleh data sementara untuk digunakan pada Desember 2023 ini, sehingga diharapkan data ini akurat sesuai dengan harapan.

"Kami berharap kerja sama dari semua pihak untuk ikut menyukseskan sensus ini, terkhusus mereka yang merupakan petani, dan usaha pertanian baik yang berbadan hukum dan yang tidak berbadan hukum," jelasnya.

Dia berharap semua sasaran sensus ini berpartisipasi aktif untuk memberikan data yang sebenarnya kepada petugas sensus nantinya.(jem/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai