Bungtilu Cup Digelar, Panitia Bidik Dua Tim Andalan ke LLMC 02
Sebanyak 12 tim dari 9 desa siap berlaga dalam turnamen sepak bola Bungtilu Cup 2025 yang akan digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Otan, Kecamatan Semau, pada 12 September 2025. 
Redaksi
08 Sep 2025 13:18 WITA

Bungtilu Cup Digelar, Panitia Bidik Dua Tim Andalan ke LLMC 02

KUPANG, NTTZOOM.COM– Sebanyak 12 tim dari 9 desa siap berlaga dalam turnamen sepak bola Bungtilu Cup 2025 yang akan digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Otan, Kecamatan Semau, pada 12 September 2025. 

‎Ajang ini menjadi wadah kompetisi antar desa se-Pulau Semau sekaligus persiapan menuju Lazarus Laiskodat Memorial Cup (LLMC) 02, di mana Kecamatan Semau akan bertindak sebagai tuan rumah.

‎Humas panitia Bungtilu Cup, Ceko Pono, mengatakan turnamen ini memang difokuskan untuk desa-desa di Kecamatan Semau sebagai ajang pencarian pemain terbaik.

‎“Event ini hanya dikhususkan untuk desa-desa se-Kecamatan Semau, sebagai ajang mencari bibit atau pemain handal guna dipersiapkan menuju kompetisi LLMC 02.” ujarnya.

‎Hingga saat ini, dari total 16 slot yang tersedia, sudah ada 12 tim yang resmi mendaftar. Menariknya, tiga desa tercatat mengirimkan dua tim sekaligus, yakni Desa Otan, Desa Hansisi, dan Desa Uitao.

‎Sementara Desa Bokonusan, Desa Uiasa, Desa Ui Tiuh Ana, Desa Letbaun, Desa Huilelot, dan Desa Batu Inan, masing-masing mengirimkan satu tim. 

‎Panitia sebelumnya telah mengirimkan undangan ke seluruh desa dan karang taruna di Kecamatan Semau maupun Kecamatan Semau Selatan. Namun hingga jelang penutupan pendaftaran, masih terdapat beberapa desa dari wilayah Semau Selatan yang belum mendaftarkan timnya.

‎Lebih dari sekadar mencari juara, turnamen ini juga menjadi ajang seleksi pemain. Dari tim-tim yang bertanding, panitia akan memilih pemain terbaik di setiap posisi, mulai dari penjaga gawang, pemain belakang, tengah, hingga penyerang. Mereka nantinya diproyeksikan membentuk dua tim andalan yang akan mewakili Semau di ajang LLMC 02.

‎Ceko juga berharap seluruh tim menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung. “Kami berharap semua tim yang telah mendaftar selalu memegang teguh sportifitas, sehingga pemain terbaik dari setiap tim bisa saling mendukung dan bekerja sama dalam mengikuti event LLMC 02,” tambahnya.

‎Turnamen Bungtilu Cup menggunakan sistem knockout dan memperebutkan total hadiah Rp15 juta. Rinciannya, Juara I akan membawa pulang Rp6 juta + piala, Juara II Rp4,5 juta + piala, Juara III Rp3 juta + piala, dan Juara IV Rp1,5 juta.

‎Dengan antusiasme tinggi dari desa-desa peserta, Bungtilu Cup 2025 diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga di Semau sekaligus melahirkan pemain-pemain berbakat untuk mengharumkan nama daerah di ajang bergengsi LLMC 02. (es) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai