MAUMERE, NTTZOOM-Dalam sambutan pada HUT RI ke-76 di Kecamatan Bola, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, melalui Camat Bola Akualinus menyampaikan, pinjaman daerah bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini dikatakan Akuilinus saat menyampaikan pidato bupati Selasa (17/8) pada upacara bendera di Kecamatan Bola.
Akulinus jelaskan, sudah dua tahun negeri ini dilanda pandemi Covid-19 dan
berdampak pada seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat, termasuk berbagai kebutuhan pembangunan di Kabupaten Sikka tidak dapadilaksanakan.
Oleh karena itu, lanjut Akuilinus Pemerintah Kabupaten Sikka mengajukan Pinjaman Daerah sebagai alternatif sumber pembiayaan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah untuk
meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Diakuinya bahwa sebelumnya pada 4 agustus 2021 yang lalu, telah dilakukan
penandatanganan Perjanjian Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sikka dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI)
dengan jumlah Pinjaman Daerah sebesar Rp 216.254.813.000.
Pinjaman Daerah akan digunakan untuk membiayai pembangunan sarana prasarana kesehatan yang berperan dalam meningkatkan mutu masyarakat di bidang kesehatan, berupa Pembangunan Rumah Sakit Pratama, Pembangunan Pustu Plus dan Rehab Pustu penyediaan sarana dan prasarana untuk layanan rujukan.
Selain itu, untuk pembiayaan Pembangunan jaringan air minum bersih sepanjang 101.680 meter dengan sambungan rumah
(SR) sebanyak 6.830 sambungan.
Dana Pinjaman Daerah ini juga, dipakai untuk pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 149,04 km yang meliputi 21 kecamatan melewati 147 desa dan 13 kelurahan.
Pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari dana Pinjaman Daerah sedang dalam proses persiapan administrasi untuk pelelangan.
"Saya berharap agar seluruh komponen masyarakat Kabupaten Sikka ikut serta mengawasi pelaksanaan pembangunan. Semoga pekerjaan yang sudah kita rencanakan ini dapat diselesaikan dengan baik dan bermanfaat untuk masyarakat
Kabupaten Sikka." Harap Robi seperti yang disampaikan Akulinus.
Pada Tahun 2022lanjut Akulinus, pemerintah telah berkomitmen untuk memprioritaskan pengembangan ekonomi dengan beberapa kebijakan di antaranya, Ketahananan Ekonomi dan Pertumbuhan Ekonomi yang berkualitas dan berkeadilan dengan tetap mengedepankan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Dalam melaksanakan kebijakan dimaksud pemerintah akan memfokuskan pada revitalisasi industri berbasis pertanian atau
agroindustri. Pemullihan sektor pariwisata melalui pendekatan atraksi, aksesbilitas, amenitas, akomodasi dan aktivitas.
Sedangkan pada sektor perikanan, pemerintah menitikberatkan pada perikanan pangkap dan budidaya.
Dalam mendukung berbagai kebijakan pemerintah tahun 2022, pemerintah terus melakukan peningkatan kerja sama dalam rangka peningkatan investasi diberbagai sektor dengan didukung ekosistim digital yang berkualitas.
"Inilah rencana-rencana kerja kita ke depan yang membutuhkan perjuangan, kerja keras, komitmen dan kerja sama seluruh elemen yang ada di Nian Sikka Tercinta. Saya yakin, melalui perjuangan, kerja keras, komitmen dan kerja sama kita semua, maka kita akan bisa mewujudkan visi pembangunan daerah menuju Sikka Bahagia," jelasnya.(rel/cd3/nz)
Dapatkan sekarang