KUPANG, NTTZOOM-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menerima kunjungan seorang kepala desa dari pedalaman Kabupaten Timor Tengah Selatan di ruang kerjanya, Kamis (8/7).
Namanya Gusty Fallo, Kades Koeneno, Kecamatan Fautmolo. Kunjungan kades dan perangkatnya itu berkaitan dengan telah dipasangnya jaringan listrik di wilayah tersebut.
Pada kesempatan itu, Gusty mengatakan, dirinya diperintah oleh masyarakat Desa Kaeneno bertemu gubernur untuk menyampaikan ucapan terima kasih karena saat ini listrik sudah bisa masuk ke wilayah Desa Kaeneno.
"Saya mewakili 356 Kepala Keluarga di Desa Kaeneno, mengucapkan terima kasih yang tinggi buat bapak gubernur, karena berkat kepedulian dan cinta bapak terhadap masyarakat NTT, khususnya masyarakat Desa Kaeneno, maka saat ini kami sudah bisa menikmati listrik, yang sekian lama menjadi barang asing bagi kami," ungkap Gusty.
Masih menurut Gusty, yang membuat dirinya begitu berbangga karena waktu pengerjaannya jaringan listrik itu tidak memakan waktu lama.
"Saat itu tanggal 16 Oktober 2020. Saat kunjungan Bapak Gubernur ke desa kami. Saya menyampaikan bahwa sampai saat ini masyarakat di tempat ini belum menikmati listrik. Tetapi tanpa diduga dalam waktu hanya satu Minggu, tepatnya tanggal 23 Oktober 2020, petugas dari PLN datang survei lokasi dan langsung melakukan pengerjaan instalasi listrik. Dan hasilnya saat ini kami sudah menikmatinya," urai Gusty.
Masih menurut dia, banyak hal positif yang dirasakan masyarakat pasca pemasangan jaringan listrik. Salah satunya berkaitan dengan dunia pendidikan.
"Saat ini di Desa Kaeneno terdapat 2 PAUD, 1 SD, 1 SMP dan 1 SMA. Dan saat ini mereka sudah dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar secara online melalui handphone," pungkasnya.
Pada kesempatan ini gubernur berpesan agar dengan dibangunnya jaringan listrik, ekonomi masyarakat akan berkembang. Hal ini tentunya karena aktivitas masyarakat juga bisa terjadi sampai malam hari. Ditambah lagi saat ini pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang membangun jaringan internet di wilayah NTT.
"Untuk jaringan internet, Kabupaten TTS mendapat jatah 16 titik yang akan dibangun, dan salah satunya ada di Desa Kaeneno," ujarnya.
Oleh karena itu menurut Gubernur Viktor, sudah saatnya masyarakat Desa Kaeneno harus lebih bekerja keras dengan kemudahan-kemudahan yang telah dan akan disiapkan, sehingga kehidupan ekonominya dapat berkembang.
Orang nomor satu di NTT iti juga menegaskan keyakinannya bahwa ke depan masyarakat di seluruh pedesaan akan memiliki anak-anak muda yang pintar dan dapat membangun desanya.
Menjawab permintaan Kepala Desa terkait pembangunan jalan raya, mantan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem ini katakan, ruas jalan di Desa Kaeneno merupakan jalan kabupaten dan alternatif solusinya harus dari pemerintah agar masyarakat terlayani dari aspek infrastruktur jalan.
"Status jalan di Desa Kaeneno merupakan jalan kabupaten. Saat ini fokus penyelesaian pada ruas jalan provinsi, tetapi apabila tahun depan jalan provinsi seluruhnya sudah selesai dikerjakan, maka kita segera berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk bersama mengintervensi beberapa ruas jalan kabupaten untuk dapat dikerjakan.
Di akhir pertemuan itu, Gusty yang didampingi Sekretaris Desa dan seorang tokoh masyarakat, minta agar dapat menyebut Bapak Gubernur sebagai Bapak Infrastruktur. Hal ini menurutnya bukan tanpa alasan. Salah satunya karena walaupun letak Desa Kaeneno yang terpencil, kurang lebih 30 KM dari jalan umum dengan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan, tetapi gubernur tetap memperhatikan dan membangun infrastruktur di desa tersebut.(*/cd3/nz)
Dapatkan sekarang