Covid-19 di TTU Melonjak Signifikan
Gugus tugas Covid-19 TTU menggelar Rakor
Redaksi
30 Jun 2021 09:53 WITA

Covid-19 di TTU Melonjak Signifikan

KEFA, NTTZOOM-Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) meningkat signifikan.

Dari jumlah awal sebanyak 10 kasus Covid-19 bertambah menjadi 41 kasus sesuai data terakhir yang dihimpun Gugus Tugas per 29 Juni 2021.

Buntutnya, Tim Gugus Tugas Menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor bersama TNI-POLRI dan dinas teknis guna melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di TTU.

Sesuai data yang dihimpun wartawan dari Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten TTU, penambahan kasus tersebut dari Klaster Transmisi Lokal dan Klaster Pelaku Perjalanan.

Penambahan jumlah positif Covid-19 dari hasil tracking terhadap Warga Maurisu yang meninggal di RS Leona Kefamenanu. Selain itu, terdapat Pelaku Perjalanan dari luar ke Kabupaten TTU.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas (TGT) Penanganan dan pencegahan Penyebaran Covid-19 TTU, Kristoforus Ukat, Selasa (29/6) mengatakan, penambah jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten TTU berasal dari Klaster Transmisi Lokal.

Dikatakan, 41 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah menjalani perawatan intensif di Rusunawa BTN, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan sejak hasil Rapid Antigen dinyatakan reaktif.

"Benar ada penambahan 41 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dari Klaster Transmisi Lokal dan Pelaku Perjalanan. 41 pasien tersebut sudah dirawat di Rusunawa sejak hasil Rapid Antigen Reaktif," ungkap Kristo.

Kristoforus tambahkan, jumlah pasien reaktif Covid-19 maupun terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani perawatan intensif di Rusunawa BTN saat ini sebanyak 41 orang.

Untuk itu, pihaknya menggelar rapat koordinasi bersama unsur terkait dalam rangka pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten TTU. Hal tersebut dilaksanakan karena dalam pekan ini tren peningkatan kasus di Kabupaten TTU cukup signifikan. Terhitung sejak 21 sampai 25 Juni 2021, terdapat 41 kasus mencuat di wilayah tersebut.

"Dalam lima hari saja ada 41 kasus positif Covid-19 sehingga Tim Satgas Gelar rapat bersama mencari solusi serta berkolaborasi bersama untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Kalau bisa ditekan turun dan jangan naik lagi. Sebagaimana yang kita ikuti di media sosial, bahwa saat ini ada varian-varian baru covid, menurut pengamatan sementara mungkin saja varian baru sudah ada di daerah kita, tapi kita belum menyadari itu," jelasnya.

Untuk menekan kasus Covid-19, kata Kristo, pihaknya akan memperketat pengawasan pada empat posko di batas Kabupaten TTU dengan mewajibkan para pelaku perjalanan menunjukkan kartu identitas. 

Selain itu, lanjut Kristo, Tim Satgas juga akan melakukan pengawasan di pusat-pusat keramaian hingga tingkat RT/RW. Hal itu dilakukan untuk mengetahui siapa saja yang masuk dan keluar wilayah TTU.

"Pelaku perjalanan yang tidak mengantongi kartu identitas, tidak diperkenankan masuk ke wilayah Kabupaten TTU," Pungkasnya.

Kristo juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten TTU untuk menjadi pelindung bagi diri sendiri dengan menaati penerapan protokol lesehatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

"Kasus Covid-19 di Kabupaten TTU terus bertambah, sehingga kita imbau seluruh masyarakat untuk taat akan penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19," jelasnya.(usb/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai