Desa Letbaun Bawa Pulang Piala Bungtilu
Kesebelasan Desa Letbaun (KAMHAS FC) berhasil membawa pulang Piala Bungtilu dalam Bungtilu Cup 2025 setelah mengalahkan Hansisi A pada laga final di Lapangan Yonas Lasi, Otan, Kecamatan Semau, Pulau Semau, Kabupaten Kupang, NTT, Kamis (25/9/2025).
PP
26 Sep 2025 18:56 WITA

Desa Letbaun Bawa Pulang Piala Bungtilu

* Amankan Tiket ke LLMC II 2025

SEMAU, NTTzoom.com- Kesebelasan Desa Letbaun (KAMHAS FC) berhasil membawa pulang Piala Bungtilu dalam turnamen bola kaki Bungtilu Cup 2025 setelah mengalahkan kesebelasan Hansisi A pada laga final di Lapangan Yonas Lasi, Otan, Kecamatan Semau, Pulau Semau, Kabupaten Kupang, NTT, Kamis (25/9/2025).

Pada laga final yang disaksikan ratusan penonton dari berbagai desa itu, Tim KAMHAS FC sempat tertinggal 1-0 di babak pertama. Hingga peluit babak pertama dibunyikan, kedudukan tetap 1:0 untuk kesebelasan Hansisi A.

Pelatih KAHMAS FC, Jack Moses yang pada babak pertama memainkan pola bertahan, dipaksa mengubah taktik dengan membuka serangan dari sayap kiri dan kanan. Meski tertinggal, anak asuh Jack Moses bermain lepas dan terus melakukan tekanan.

Baru pada paruh babak kedua, gawang Hansisi A yang dijaga Wily berhasil dibobol. Kedudukan imbang membuat tensi permainan meningkat. Ditambah suhu Pantai Otan yang cukup panas. Beberapa pemain harus ditandu keluar lapangan karena kelelahan.

Perjuangan Hansisi A untuk menambah gol, justru memakan korban. Beberapa punggawa andalannya seperti Alun,  haris ditarik keluar oleh pelatih Hansisi A. Gawang KAMHAS FC tetap amam di bawah penjagaan Aldo Buifena. Sebaliknya, jelang menit terakhir, Iqi Luin berhasil menggandakan keunggulan KAMHAS FC dan mencatatkan namanya sebagai pencetak dua gol untuk keunggulan timnya. Hingga berakhir tambahan waktu 2 menit oleh wasit yang memimpin pertandingan final tersebut, kedudukan tetap 2:1 untuk kemenangan KAMHAS FC.

Bobby Damanik sebagai penyelenggara utama turnamen tersebut mengaku bangga dengan antusiasme yang tinggi dari masyarakat Pulau Semau dalam mendukung turnamen yang baru pertama digelar itu. "Tahun depan kita bikin lagi dan bisa juga kita geser ke Semau Selatan," kata Bobby.

Camat Semau Marthen Timate yang menutup kegiatan tersebut mengajak kaun muda Pulau Semau untuk menjadikan turnamen bola kaki sebagai ajang untuk melatih skill, mental dan juga mempererat hubungan sosial. Menurut Marthen, turnamen tersebut sebagai cikal bakal lahirnya pemain-pemain andal.

"Kalau gubernur NTT saja bisa lahir dari Pulau Semau, kenapa pamain bola kaki hebat tidak bisa lahir dari sini. Kita yakin, beberapa tahun ke depan, akan muncul pemain henat dari Pulau Semau," kata pria berambut putih itu.

Turnamen tersebut diikuti perwakilan kesebelasan desa-desa di Kecamatan Semau dan Semau Selatan.

Dua tim, yakni juara pertama dan kedua dipilih sebagai tim tuan rumah dalam ajang bergengsi Lazarus Laiskodat Memorial Cup II (LLMC II) 2025 yang akan dihelat mulai 12 Oktober nanti.

LLMC II akan dilaksanakan di Lapangan Lazarus Laiskodat, Desa Otan dengan total hadiah hampir Rp 1 miliar. Sebanyak 16 tim yang datang dari beberapa kabupaten, akan bersaing merebut hadiah utama yang mencapai Rp 200 juta.

Pada LLMC II juga akan digelar lomba volly antar desa, lomba tarian Li Ngae antar desa dan futsal tingkat SD.***

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai