Kupang, NTTzoom.com— Anggota DPRD Kota Kupang dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kecamatan Alak menyoroti lambannya penanganan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam merespons bencana angin puting beliung yang melanda Kelurahan Manutapen, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat (16/01/2026).
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Perindo Kota Kupang, Otniel Benyamin Selan, menyebutkan bencana yang terjadi sejak Jumat malam sekitar pukul 00.00 Wita tersebut berdampak pada sekitar 17 rumah warga, khususnya di RT 13 dan RT 14 Kelurahan Manutapen.
Namun, penanganan darurat baru dilakukan beberapa jam kemudian.
“Bencana terjadi sekitar jam 12 malam, tetapi penanganannya baru dilakukan sekitar jam 2 siang. Padahal seharusnya BPBD standby 1 kali 24 jam dan segera turun begitu menerima laporan,” kata Otniel kepada NTTzoom.com saat meninjau dan memberikan bantuan kepada warga di lokasi terdampak, Sabtu (17/01)
Menurutnya, keterlambatan penanganan membuat warga tidak dapat beristirahat dengan layak karena kondisi rumah yang rusak parah, terutama atap seng yang terangkat dan berantakan akibat angin kencang dan hujan deras.
Otniel menegaskan DPRD Kota Kupang akan menindaklanjuti persoalan ini dengan melakukan pemanggilan terhadap pihak terkait untuk evaluasi kinerja.
“Paling tidak nanti kami akan pra-komisi untuk memanggil kepala dinas dan kepala bidang agar ada pencerahan dan ke depan penanganan bisa lebih efektif,” ujarnya.
Meski demikian, Otniel mengapresiasi langkah Wali Kota Kupang yang turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi warga terdampak. Ia juga menyatakan DPRD akan mendukung kebijakan pemerintah dalam penyaluran bantuan, termasuk bantuan perumahan bagi warga korban bencana.
“Kami sebagai wakil rakyat akan menyetujui bantuan-bantuan yang disampaikan pemerintah agar masyarakat yang terdampak bencana ini bisa segera mendapatkan pertolongan,” pungkasnya.
Bencana angin puting beliung disertai hujan deras tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga rusak, namun tidak menimbulkan korban jiwa. Hingga kini, warga berharap penanganan darurat dan bantuan pemerintah dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran. (es)
Dapatkan sekarang