KUPANG, NTTZOOM-Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Provinsi NTT yang tidak maksimal mendapat sorotan dari DPRD NTT.
Anggota Komisi IV DPRD NTT Alexander Foenay menegaskan, meski alasan pandemi Covid-19, pemprov tidak boleh menyerah. Masih banyak sumber pendapatan yang bisa digali.
"Terutama aset-aset kita yang masih tidur. Tanah-tanah yang kosong, kita manfaatkan. Misalnya disewakan. Apalagi yang berada di daerah wisata," kata Alex, Senin (29/11).
Anggota DPRD dari Partai Perindo itu menjelaskan, pendapatan dari sektor pariwisata sangat menjanjikan. Apalagi saat ini mulai ada even-even besar di NTT.
Menurut dia, sebagai mitra, DPRD terus mengingatkan pemerintah agar menggenjot PAD. "Kita tuntut pegawai supaya kerja keras, tapi harus dibarengi dengan pemenuhan hak mereka. Lalu, kita ambil retribusi pun harus dengan mempersiapkan fasilitas yang mendukung," sambung Alex yang terpilih dari Daerah Pemilihan Kota Kupang itu.
Dia contohkan, mitranya Dinas Perhuhungan didorong untuk mempersiapkan fasilitas di terminal-terminal agar memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna. Jika sumber-sumber pendapatan bisa dimaksimalkan, dia yakin PAD tidak seret di akhir tahun seperti saat ini.
Disinggung mengenai realisasi APBD NTT 2021 yang juga masih rendah, Alex akui di akhir tahun sudah menjadi hal lumrah. Namun dirinya tetap meminta pemerintah agar lebih tegas dalam penggunaan anggaran. "Memang biasanya di akhir tahun ya, bayar-bayar saja jadi pasti cepat. Tapi harus lebih tegas," tutup dia.(cd3/nz)
Dapatkan sekarang