Manggarai, NTTzoom.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menuntaskan seluruh tahapan pengadaan tanah untuk pembangunan akses jalan menuju Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5 di Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Penyelesaian pengadaan tanah tersebut ditandai dengan pembayaran ganti rugi kepada masyarakat terdampak di Desa Ponggeok pada Senin (22/6/2026). Dengan tuntasnya proses tersebut, PLN siap melanjutkan pembangunan akses jalan pada ruas STA 0+000 hingga STA 7+200 yang menjadi infrastruktur pendukung pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5.
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Manggarai, Petrus Caelestinus Masangkat, mengatakan pembangunan akses jalan menuju PLTP Ulumbu memiliki nilai strategis bagi masyarakat dan daerah.
“Keberadaan jalan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, membuka akses wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Satar Mese,” katanya.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Manggarai sekaligus Ketua Pelaksana Pengadaan Tanah (P2T), Eduward Meteo Yamasita Tuka, menyebut penyelesaian pembayaran ganti rugi merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengadaan tanah.
Menurut dia, seluruh dana ganti kerugian telah ditransfer langsung ke rekening penerima sesuai hasil penilaian independen Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).
“Uang ganti kerugian yang ditransfer ke rekening penerima ganti rugi utuh sesuai hasil penilaian independen KJPP, tanpa potongan sepeser pun karena itu merupakan hak masyarakat,” ujarnya.
Eduward juga mengimbau masyarakat memanfaatkan dana yang diterima untuk kebutuhan produktif seperti pembelian lahan, pembangunan rumah, maupun biaya pendidikan.
Sementara itu, Kepala Teknik Panas Bumi PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 2, Roya Ginting, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung kelancaran proses pengadaan tanah.
“Dengan tuntasnya proses pengadaan tanah ini, kami berharap pembangunan akses jalan dan pengembangan PLTP Ulumbu dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan serta mendukung target pengembangan energi panas bumi nasional,” kata Roya.
Dukungan terhadap pembangunan akses jalan juga datang dari masyarakat setempat. Salah seorang warga yang juga menjabat Sekretaris Desa Ponggeok berharap proyek tersebut turut melibatkan tenaga kerja, material, dan jasa lokal agar manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW Manurung, mengatakan penyelesaian pengadaan tanah menjadi tonggak penting dalam pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5 yang merupakan salah satu proyek strategis ketenagalistrikan di NTT.
“Penyelesaian pengadaan tanah ini menunjukkan kuatnya sinergi antara PLN, pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses ini sehingga dapat berjalan dengan baik, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Menurut Manurung, selain mendukung mobilisasi pembangunan PLTP Ulumbu Unit 5, akses jalan tersebut nantinya juga akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan konektivitas dan aktivitas ekonomi.
PLTP Ulumbu merupakan salah satu proyek energi baru terbarukan yang dikembangkan PLN untuk mendukung transisi energi dan peningkatan bauran energi nasional. Dengan rampungnya pengadaan tanah akses jalan, PLN optimistis pembangunan infrastruktur pendukung dapat berjalan lebih optimal sehingga pengembangan kapasitas PLTP Ulumbu Unit 5 dapat direalisasikan sesuai target.(nz)
Dapatkan sekarang