Idul Adha adalah Peringatan Allah tentang Harta yang Sementara
Suasana salat ied di Arhanud Sukhoi Lanud El Tari Kupang
Carlens
29 Jun 2023 16:46 WITA

Idul Adha adalah Peringatan Allah tentang Harta yang Sementara

Kupang, nttzoom-Ribuan umat Muslim di Kota Kupang merayakan Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah. Perayaan Hari Raya Idul Adha 1444 Hidjriah di Tahun 2023 ini, umat muslim di NTT melakukan salat di berbagai tempat yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satunya, mereka melakukan Salat Ied di Arhanud Sukhoi Lanud El Tari Kupang, Kota Kupang, Provinsi NTT.

Dalam sambutan Komandan Lanud El Tari, Marsma TNI Aldrin P. Mongan, Kamis (29/6) menyampaikan selamat merayakan Idul Adha 1444 H bagi seluruh masyarakat yang beragama Muslim di NTT yang merayakan.

Ia berharap, dalam momentum perayaan Idul Adna ini, dapat membawa semua insan kehidupan lebih baik ke depan dalam menjalani kehidupan ini.

"Dalam momentum ini, diharapkan membawa kita lebih baik lagi," ujarnya.

Sementara Ustadz Achmad Sofyan Abdurachman yang memimpin ibadah salat Ied mengatakan, makna Idul Adha merupakan momentum Allah mengingatkan umat akan apa yang dimilik merupakan sesuatu hal yang sementara.

Ia menjelaskan dalam Al Quran, Allah telah memerintahkan Nabi Ibrahim Alaihissalam untuk mengurbankan putranya Ismail Alaihissalam, dalam bentuk pengabdian dan kepatuhan. Namun Allah mengganti Nabi Ismail Alaihissalam dengan domba sebagai kurban.

Kisah ini menggambarkan ketaatan Nabi Ibrahim AS kepada Allah dan menegaskan pentingnya kurban sebagai ibadah yang dianjurkan dalam Islam. Selain itu ibadah kurban mengajarkan makna penting serta hal terbaik untuk kepentingan umat manusia, menghormati nilai-nilai kasih sayang dan belas kasih.

Ibadah kurban, papar Ustadz Mukdar, merupakan bentuk solidaritas Islam yang kuat. Apabila seseorang berkurban tidak hanya mementingkan diri sendiri, tetapi berbagi dengan mereka yang kurang beruntung, termasuk fakir miskin, anak yatim, dan kaum termarjinalkan.

"Di momen Idul Adha ini, Allah ingin mengingatkan kita. Bahwa semua yang kita miliki, hanyalah titipan," ujar Ustadz Achmad Sofyan Abdurachman.

Ia menambahkan, momentum Idul Adha sebagai bentuk refleksi diri, atas peristiwa yang terjadi pada momentum Nabi Ibrahim saat akan mengorbankan anaknya.

"Sehingga kita diharapkan meninggalkan keangkuhan dan keegoan. Hal ini tergambar dari peristiwa Nabi Ibrahim diminta untuk mengorbankan anaknya," terangnya.

Di Arhanud Sukhoi Lanud El Tari Kupang, ribuan masyarakat Kota Kupang mengadakan salat ied berjamaah.

Salat ied dihadiri kaum adam serta kaum hawa selain itu hadir pula anak-anak yang turut beribadah di Arhanud Sukhoi Lanud El Tari Kupang.(jem/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai