Ini yang Dilakukan Pengurus RT041 Liliba bersama TNI-Polri
Giat patroli malam di RT041 Kelurahan Liliba, Kota Kupang
Carlens
21 May 2023 14:41 WITA

Ini yang Dilakukan Pengurus RT041 Liliba bersama TNI-Polri

Patroli Malam Hingga ke Kos-kosan 

KUPANG, NTTZOOM-RT041 Liliba, Kelurahan Oebobo, Kota Kupang, Provinsi NTT secara rutin melakukan patroli siang maupun malam. Patroli itu bertujuan untuk menciptakan suasana aman dan nyaman serta mengantisipasi kejahatan yang terjadi di wilayah tersebut.

Seperti pada  19 Mei 2023 malam, Aipda Finsensius Loye selaku Ketua RT041 bersama Sekretaris RT041, David Loba S. Pd.,M.Pd dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Liliba, Bripka Andri Alsastro Pratama Non, Babinpotdirga Lanud El Tari, Serka Benny Steven, Babinsa TNI-AD, Serda Eko serta Linmas RT041, Natniel Morib melakukan patroli pada malam hari di wilayah itu.

Kegiatan yang dilakukan itu, menyisir disejumlah tempat, yakni jalan raya dan kos-kosan. Tujuannya, untuk memantau para penghuni kos dan juga para pemuda yang sedang mabuk-mabukan serta bersama pasangan yang bukan suami-istri.

Terdapat dibeberapa kos-kosan yang menjadi perhatian serius para pengurus RT041 dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Liliba serta Babinsa TNI-AD dan Babinpotdirga Lanud El Tari sebagai daerah binaan. Pasalnya, di beberapa kos-kosan tersebut, terdapat sejumlah pemuda yang sedang menegak minuman keras (Miras) jenis sopi dan juga membawa pasangan yang bukan suami istri.

Ketua RT041, Aipda Finsensius Loye jelaskan patroli ini sebagai bentuk perhatian serius pengurus RT041 dan Bhabinkamtibmas serta Babinsa di Liliba khususnya RT041.

"Kegiatan ini baru pertama kali. Ini kegiatan sinergitas antara TNI-Polri dan Pengurus RT041 serta Linmas," ungkapnya.

Dijelaskan, kegiatan pertama kali ini bukan berhenti di sini, namun akan terus menerus sehingga dapat menjamin kenyamanan warga RT041.

Dia jelaskan kegaitan ini perlu dilakukan karena di RT041 Liliba terdapat 52 kos-kosan. Dari 52 kos-kosan tersebut, 22 kos-kosan yang pemiliknya tinggal di luar daerah sehingga monitoring antara pemilik kos dan penghuni kos (anak kos) minim.

"Ini hasil inisiatif saya sebagai Ketua RT, sehingga saya mengundang Bapak Babinkamtibmas, Bapak Babinsa dari TNI AD dan AU, karena ada pemilik kosnya tinggal di tempat lain sehingga kurangnya pantauan," kata Finsensius Loye yang juga salah satu anggota di Polda NTT.

Dia katakan, kegiatan patroli tidak hanya dilakukan pada saat ada permasalahan, namun dilakukan secara rutin untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, para pengurus RT04 dan Babinsa serta Babinkamtibmas sebagai ujung tombak terdepan yang harus terus bersinergi dengan masyarakat di daerah binaannya untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan masyarakat.

"Sehingga kita patroli karena ketika minimnya pantauan oleh pemilik kos maka peluang bagi anak-anak kos untuk kumpul kebo, mabuk-mabukan serta tidur dengan pasangan yang bukan suami istri," ungkapnya.

Selain itu, kegiatan patroli malam juga bisa dimanfaatkan untuk komunikasi sosial dengan masyarakat binaan. "Yang kita temukan dengan pasangan yang bukan suami istri serta mabuk-mabukan itu, kita sampaikan ke pemilik kos. Dan akan ditindaklanjuti," ungkapnya.

Ke depan, kata Finsensius, RT041 Liliba akan menggelar rapat bersama seluruh warganya untuk bersama menyepakati salah satu aturan kepada para penghuni kos-kosan, sehingga tidak terjadi lagi hal-hal buruk menyangkut masa depan mereka. Dikatakan, para penghuni kos di wilayah RT041 sebagian besar adalah pelajar dan mahasiswa sehingga mereka mampu menjadi agen perubahan di lingkungan tersebut.

"Kita akan rapat bersama dan buat satu aturan untuk anak kos karena mereka itu pelajar atau mahasiswa. Jadi minimal mereka membantu untuk membangun wilayah RT041," ucapnya.

Terkait sanksi yang diberikan kepada para penghuni kos-kosan yang melanggar perintah atau imbauan pihak RT041, Finsensius Loye mtegaskan akan mengundang seluruh warga RT041 Liliba, tokoh perempuan, tokoh pemuda untuk duduk bersama dan membuat satu aturan agar para penghuni kos dapat mematuhi aturan yang ada.

"Dalam waktu dekat kita rapat bersama untuk keluarkan aturan soal efek jerah terhadap para penghuni kos atau yang berdomisili di wilayah ini, agar mereka taat pada aturan. Kalau mereka tidak indahkan imbauan nanti, kita lakukan pembinaan di tingkat RT dengan cara yang sederhana yaitu membersihkan lingkungan, tapi ketika ulang lagi maka tingkatannya ke penegak hukum," bebernya.

Dikatakan, sebanyak enam kos-kosan yang saat ini menjadi atensi khusus ke depan karena di beberapa kos-kosan itu sering terjadi keributan. "Ada enam kos itu yang jadi atensi khusus untuk kami karena sering ada keluhan dari warga, kita dekati dan kita imbau terus," katanya.

Pada Juni 2023 nanti, pengurus RT041 Liliba mengagendakan untuk pertemuan bersama seluruh pemilik kos untuk bersama-sama berkomitmen dalam memonitoring para penghuni kos-kosan.

"Supaya kita sama-sama nikmati suasana yang aman di wilayah ini. Artinya anak kos itu tidak ribut pada jam istirahat warga di malam hari," tandasnya.

Untuk mendukung Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto, dalam mengamankan Kota Kupang. Acara pesta, baik nikah, ulang tahun dan lainnya, selaku Ketua RT041 dan juga Anggota Polisi Polda NTT, Finsensius Loye segera mengeluarkan aturan berkaitan dengan acara atau berpesta pora bagi warga dan juga para penghuni kos-kosan di RT041.

"Dari jam berapa hingga jam berapa acara itu selesai. Misalnya acara sampai pukul 22:00 sudah selesai. Sehingga jangan mengganggu," sambung dia.

Kata dia, setelah aturan semuanya sudah diterbitkan, wajib seluruh penghuni kos-kosan dan juga warga setempat patuhi.

Dikatakan, wilayah RT041 cukup luas dengan berbagai jalan yang hingga saat ini belum semuanya mendapatkan lampu jalan. Sehingga, dirinya berharap agar ke depan pemerintah dapat melihat hal ini dan menjadikan atensi khusus agar dapat mengadakan lampu di berbagai jalan.

"Kami di sini kekurangan lampu jalan sehingga perlu ke depan pemerintah bisa membantu kami agar mengurangi terjadinya kenakalan remaja," ucapnya. 

Sementara Bhabinkamtibmas Kelurahan Liliba, Bripka Andri jelaskan, patroli tersebut sebagai wujud sinergritas antara masyarakat, Polri dan TNI dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat setempat sebagai daerah binaan.

"Ini kegiatan patroli sebagai wujud untuk bersinergi dengan masyarakat. Kegiatan ini secara door to door. Jadi jika kedapatan yang miras dan kumpul kebo, kita akan tindaklanjut," ucapnya.

Ditegaskan, pihak Bhabinkamtibmas Kelurahan Liliba akan terus menerus lakukan patroli malam bersama pengurus RT41, dan ketika mendapatkan lagi hal yang sama, yakni seperti mabuk-mabukan serta bersama pasangan yang bukan suami istri maka akan ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

"Jadi ini kami datang untuk imbau terlebih dahulu, dan jika kegiatan selanjutnya kalau kedapatan hal yang sama maka ada efek jerahnya," tegas dia.

Selanjutnya Babinpotdirga Lanud El Tari, Serka Benny Steven dalam arahannya di kos-kosan menyampaikan sebagai daerah binaan di wilayah RT041 kegiatan ini secara rutin untuk dilakukan. Tujuannya, agar membantu masyarakat atau warga hidup dalam keadaan yang aman dan damai.

Ia mengimbau kepada seluruh penghuni kos-kosan untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban serta yang terpenting adalah menjaga kebersihan di setiap kos-kosan.

"Adik-adik harus jaga keamanan dan yang paling penting adalah kebersihan," ucapnya.

Dikatakan, wilayah Kelurahan Liliba khususnya RT041 adalah agen perubahan bagi masa depan bangsa dan negara khsususnya di NTT.

"Adik-adik ini masa depan bangsa khususnya di NTT. Karena apa, adik-adik ini mahasiswa semua, artinya punya pikiran yang luar biasa untuk masa depan. Sehingga itu perlu dijaga," ungkap Serka Beny di salah satu kos-kosan di RT041 Liliba.(jem/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai