Juara Kejurprov Bulutangkis NTT Siap Masuk Pelatnas
Alex Foenay foto bersama para juara
Carlens
02 Jul 2023 00:15 WITA

Juara Kejurprov Bulutangkis NTT Siap Masuk Pelatnas

KUPANG, NTTZOOM-Tutup turnamen Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) atau Cabang Olahraga (Cabor) Bulutangkis Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ir. Alexander Foenay selaku Ketua Umum (Ketum) PBSI Provinsi NTT yang juga Anggota DPRD Provinsi NTT itu, meminta kepada semua atlet untuk tetap disiplin dan rajin berlatih. 

Alex mengaku, hasil yang diperoleh dari para atlet dalam turnamen ini harus dijadikan sebagai referensi positif, agar para atlet dapat terus berlatih dan tetap semangat. 

Dijelaskan, kegiatan ini sebagai ajang untuk menjaring atlet muda berbakat dan berprestasi yang bakal dibina menjadi aset daerah. Artinya, ujar Calon Wali Kota Kupang 2024 itu, tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan kesempatan bagi para atlet daerah untuk mengukur dan mengukir prestasi di tingkat daerah, sehingga ke depan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan tingkat internasional. 

Dikatakan, setelah dari kegiatan Kejurprov PBSI ini, pada 1 Agustus 2023 mendatang akan menggelar Pelatda Pra PON 2023. Pihaknya berharap para atlet dapat terpilih untuk masuk dalam Pelatnas. 

"Kegiatan ini bagian dari kesiapan kami untuk atlet-atlet bulutangkis di NTT menanti Pra PON 2023," sebutnya. 

"Setalah di Pra PON, kita berharap agar para atlet yang bagus-bagus itu, bisa terpilih untuk masuk ke Pelatnas," kata dia. 

Selain itu, Pengprov PBSI NTT memrogramkan pembinaan atlet mulai dari usia dini. Pasalnya, banyak potensi bibit atlet yang berprestasi jika pembinaan dilakukan secara memadai dan profesional.  

"Bagi atlet-atlet bulutangkis yang sudah raih juara di turnamen ini, selanjutnya kita akan lakukan pemusatan latihan untuk mereka," bebernya. 

Sebagai Ketum PBSI Provinsi NTT, Alex Foenay bertekad untuk memajukan Cabor Bulutangkis di Provinsi NTT, sehingga mampu bersaing di even-even yang lebih tinggi, yakni di tingkat nasional bahkan internasional. 

"Lebih dari pada itu, lewat even-even ini, para atlet kita yang berbakat dan baru muncul ini, kita akan gembleng terus di daerah untuk supaya di tahun 2028 nanti, kita punya atlet untuk Pra PON itu bisa bicara daerah di PON," ungkapnya. 

 Sebagai tuan rumah PON 2028 mendatang, pihaknya terus berusaha memaksimalkan atlet-atlet yang berprestasi agar dapat berbicara pada level yang lebih tinggi. Berbicara tentang Cabor Bulutangkis, Indonesia sudah masuk dalam kancah dunia.  

"Tentunya kita bukan lagi berbicara di tingkat daerah, atau hanya di Indonesia semata. Tapi di kancah internasional," timpal Alex yang menambahkan, Indonesia bisa populer dan terkenal di dunia hanya karena Cabor Bulutangkis.  

Di tahun 2023 ini, pihaknya akan melakukan Musyawarah Nasional atau Munas PBSI dan salah satu poin yang akan dibahas, yakni bagaimana dengan kesiapan para atlet di tingkat daerah. Menurutnya, atlet-atlet yang saat ini berada di tingkat nasional, berasal dari daerah. Karena itu, seharusnya lebih diutamakan untuk fokus ke tingkat daerah dengan menggelar berbagai even.

"Sehingga mereka dilatih secara terus menerus, sehingga masuk dalam kompetisi pada PON dan memang bukan hanya PON saja, lebih dari itu lagi," tambahnya.

Untuk diketahui, Kejurprov ini diikuti 147 peserta, yang mulai ditandingkan sejak 27 Juni hingga penutupan pada 1 Juni 2023. Pertandingan tersebut berlangsung di GOR Badminton Umbu Dapasapu, Kota Kupang, Provinsi NTT. Kegiatan yang diikuti 147 peserta itu berasal dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi NTT.(jem/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai