Kapolda NTT Nyalakan Semangat Belajar 100 Siswa SRM19 Naibonat
Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Ny. Vily Rudi Darmoko, saat memberikan motivasi bagi 100 siswa SRM19 Naibonat, pada Kamis (04/09/2025). 
Redaksi
04 Sep 2025 22:00 WITA

Kapolda NTT Nyalakan Semangat Belajar 100 Siswa SRM19 Naibonat

KUPANG, NTTZOOM.COM – Suasana penuh semangat menyelimuti Sekolah Rakyat Menengah (SRM) 19 Naibonat, saat Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, hadir dan memberikan motivasi bagi 100 siswa sekolah tersebut, pada Kamis (04/09/2025). 

‎Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Ny. Vily Rudi Darmoko, serta jajaran Polda NTT dan Bhayangkari, kehadiran Kapolda menjadi momen istimewa bagi para siswa dan guru. Mereka disambut penuh antusias oleh 55 siswa laki-laki dan 45 siswa perempuan yang terbagi dalam empat kelas.

‎Dalam sambutannya, Kapolda NTT menyebut para siswa sebagai “anak-anak hebat” yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa.

“Belajarlah dengan semangat, rajin berdoa, dan jangan pernah menyerah. Kami yakin kalian akan menjadi orang sukses,” ujarnya penuh semangat.

‎Ia juga berpesan agar para siswa menghormati guru dan orang tua, karena berkat merekalah anak-anak bisa menempuh pendidikan.‎

Tak hanya memberikan motivasi, Kapolda juga menyerahkan tas, alat tulis, dan kaos olahraga kepada para siswa. “Kalian harus rajin berolahraga supaya sehat, tumbuh tinggi, dan semakin pintar,” katanya yang disambut sorak gembira anak-anak.

‎Kapolda menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal. “Polda NTT akan terus mendukung para guru, pengasuh, dan anak-anak di sini. Kami yakin kalian adalah calon pemimpin masa depan NTT dan Indonesia,” tutupnya.

Apresiasi dari Sekolah dan Yayasan

‎Kepala SRM 19 Naibonat, Felipina Agustina Kale, mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Kapolda memberikan dukungan nyata bagi perkembangan sekolah. 

‎“Kami merasa tidak berjalan sendiri. Anak-anak semakin disiplin dan sehat berkat program gizi seimbang yang kami jalankan,” katanya.

‎Sementara itu, Kepala Yayasan Efata, Tota Oceanna Zonneveld, berharap dukungan ini berkelanjutan. “Kami harap sekolah rakyat bisa diperbanyak, karena di Kabupaten Kupang saja ada 10.000 anak yang membutuhkan pendidikan seperti ini. Banyak dari mereka bercita-cita menjadi polisi dan Polwan,” ungkapnya.

‎Kegiatan ditutup dengan doa bersama, pembagian bantuan, dan sesi foto yang menandai sinergi antara Polri, Bhayangkari, sekolah, dan yayasan dalam membangun pendidikan NTT. (es) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai
Lihat Juga