‎Kasus Dosen Viral, Rektor IAKN Tutup Pintu untuk Media
Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., berbalik dan langsung masuk ruangan saat melihat beberapa orang wartawan di luar ruangan kantor.
Redaksi
27 Apr 2026 19:17 WITA

‎Kasus Dosen Viral, Rektor IAKN Tutup Pintu untuk Media

Kupang, NTTzoom.com — Upaya wartawan meminta klarifikasi langsung dari pimpinan Institut Agama Kristen Negeri Kupang (IAKN Kupang) terkait viralnya video dosen yang diduga menghina mahasiswa saat kelas Zoom, Senin (27/05/2026), tidak membuahkan hasil.

‎Wartawan yang datang langsung ke kampus untuk meminta keterangan resmi justru tidak mendapat kesempatan bertemu dengan Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th. Berdasarkan pengakuan wartawan di lokasi, sempat terjadi kontak pandang dengan rektor di area kantor. Namun, begitu menyadari kehadiran wartawan, rektor disebut berbalik arah dan kembali masuk ke ruang kerjanya tanpa memberikan pernyataan.

‎Tak lama kemudian, seorang pegawai kampus menghampiri wartawan dan menyampaikan bahwa rektor belum bersedia diwawancarai.

‎Wartawan sempat meminta waktu singkat untuk klarifikasi. Namun pegawai tersebut menjawab dengan penjelasan panjang, menyebut bahwa wawancara bergantung pada kesediaan rektor dan menyinggung soal hak seseorang untuk menolak memberikan keterangan.

‎“Ini hak rektor. Rektor punya hak untuk menjawab atau menolak menjawab. Kakak juga harus hargai setiap orang. Kalau orang tidak mau ditemui, kakak tidak bisa memaksa,” ujar pegawai tersebut.

‎Wartawan kembali menegaskan bahwa persoalan ini sudah menjadi ranah publik dan membutuhkan penjelasan resmi dari pimpinan kampus.

‎“Saya cuma minta waktu lima menit untuk klarifikasi saja,” kata wartawan.

‎Namun pegawai tetap menyampaikan bahwa untuk saat ini rektor belum bersedia memberikan keterangan dengan alasan masih ada urusan internal serta persiapan menghadapi aksi yang disebut akan berlangsung di kampus.

‎Situasi ini memunculkan tanda tanya di kalangan publik. Di tengah sorotan luas terhadap kasus dugaan penghinaan mahasiswa oleh oknum dosen yang videonya telah viral dan memicu reaksi keras warganet, pimpinan kampus justru terkesan menghindari media. 

‎Sikap tertutup ini dinilai semakin memperkuat kesan bahwa kampus belum siap memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait polemik yang mencoreng nama institusi tersebut.

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak rektorat IAKN Kupang belum memberikan keterangan resmi kepada wartawan meski upaya konfirmasi langsung telah dilakukan di lokasi kampus.(es) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai