KUPANG, NTTZOOM-Selama April 2023, 7.332 Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang berkunjung ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Angka tersebut menunjukkan kenaikan 4,38 persen dibandingkan jumlah Wisman pada bulan sebelumnya.
Demikian disampaikan Damarce M.Sabuna, SST, S.E., M.Si selaku Statistisi Madya BPS Provinsi NTT dan didampingi Adi Manafe sebagai Kepala Bagian (Kabag) Umum BPS Provinsi NTT serta Ramly Kurniawan Tirtokusumo sebagai Kepala BPS Kota Kupang di lantai II, Aula BPS Provinsi NTT, Senin (5/6).
"Jadi jumlah di atas menandakan bahwa para Wisman yang berkunjung ke NTT ini meningkat dari bulan yang sebelum," katanya.
Damarce menyebutkan, jumlah angkutan udara pada April 2023 sebanyak 214.778 orang atau naik 11,15 persen dibanding Maret 2023.
Artinya, kata Damarce, angka ini naik 4,38 persen dibandingkan jumlah Wisman pada bulan sebelumnya.
"Ini karena faktor dari hari liburan sehingga banyak yang pulang ke kampung masing-masing. Seperti di Flores," ungkapnya.
Untuk diketahui, pada Mei 2023 terdapat gabungan tiga Kota Inflasi di NTT mengalami Deflasi MtM sebesar 0,64 persen dengan IHK sebesar 113,81. Kota Kupang mengalami Deflasi MtM sebesar 0,79 persen, Kota Maumere mengalami Deflasi MtM sebesar 0,05 persen dan Kota Waingapu mengalami Deflasi MtM sebesar 0,03 persen. Sedangkan, untuk Inflasi YoY Mei 2023, Gabungan 3 Kota Inflasi adalah sebesar 4,20 persen, Kota Kupang sebesar 4,16 persen, Kota Maumere sebesar 4,90 persen, dan Kota Waingapu sebesar 3,80 persen.
Pada Mei 2023, dari 90 kota sampel IHK Nasional, 77 kota mengalami Inflasi MtM dan 13 kota mengalami Deflasi MtM. Kota yang mengalami Inflasi MtM tertinggi adalah Kota Tanjung Pandan sebesar 1,28 persen sedangkan Inflasi MtM terendah terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar 0,01 persen. Kota yang mengalami Deflasi MtM tertinggi adalah Kota Kupang sebesar 0,79 persen sedangkan Deflasi MtM terendah terjadi di Kota Bima sebesar 0,03 persen. Sementara, untuk Inflasi YoY tertinggi terjadi di Kota Kotabaru sebesar 6,04 persen dan Inflasi YoY terendah terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar 1,93 persen.
Hadir dalam kesempatan tersebut yakni dinas terkait dari BPS Provinsi NTT.(jem/cd3/nz)
Dapatkan sekarang