Maknai Paskah, Anak Binaan LPKA Kupang Gelar Ibadah
Ibadah Paskah di LPKA Kupang
Carlens
01 Apr 2024 11:46 WITA

Maknai Paskah, Anak Binaan LPKA Kupang Gelar Ibadah

KUPANG, Nttzoom-Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1A Kupang menggelar ibadah Paskah yang berlangsung di LPKA Kelas 1A Kupang, Provinsi NTT pada Minggu, 31 Maret 2024. Ibadah tersebut diikuti seluruh anak binaan dan petugas LPKA Kelas 1A Kupang.

Adapun dua tempat yang dipakai dalam ibadah tersebut, yakni di gedung Gereja LPKA Kupang untuk anak binaan beragama Kristen Protestan. Dan, anak binaan beragama Katolik beribadah di Aula LPKA Kupang dengan didampingi Kepala LPKA Kupang, Lukas Frans.

Ibadah bagi anak binaan beragama Kristen Protestan berlangsung sejak pukul 7.30 hingga selesai. Ibadah dipimpin calon vikaris, Ruth Anggun Herewila. Dalam khotbahnya, Ruth mengambil thema “Hidup Sebagai Alat Kebenaran-Nya”. Khotbah ini pun diambil berdasarkan kitab Roma 6:1-14.

Sementara untuk anak binaan beragama Kristen Katolik dimulai pada pukul 10.00 hingga selesai. Ibadah tersebut dipimpin Pater Bertolomeus Bolong, OCD dengan mengambil thema “Kristus Bangkit Alleluia”.

Kepala LPKA Kelas I Kupang, Lukas L. Frans, A.Md.IP., S.H., M.Hum mengatakan kegiatan ibadah ini sebagai bentuk umat-Nya untuk memaknai Paskah dengan sesungguhnya.

Paskah, kata dia, adalah perayaan kebangkitan Yesus Kristus pada hari ketiga setelah penyaliban. Frans juga mengajak umat agar jangan larut dalam kesalahan yang telah dilakukan. Melalui kebangkitan Yesus, kata dia, sudah sepatutnya harus bangkit dan berkomitmen untuk mengalahkan kegagalan dan memotivasi diri untuk memiliki tujuan hidup yang lebih baik dan berkenan kepada Allah. Sebagaiman Yesus telah bangkit, kalahkan kuasa maut dan kemudian bangkit pada kehidupan yang kekal.

“Anak-anakku, kalian saat ini seperti telur di dalam cangkang. Akan tetapi, ketika cangkangnya itu pecah, ada kehidupan baru di dalamnya. Ini ibaratnya telur ayam. Kalian saat ini masih dibina di LPKA Kupang, yang kemudian ketika keluar dari sini (red) pasti ada hal baru yang akan kalian buat. Ini bentuk memotivasi diri kalian,” ungkap Fras kepada Wartawan usai dilaksanakan ibadah tersebut, Minggu (31/3).

Frans juga menjelaskan, terdapat 38 anak binaan di LKPA Kupang yang mengikuti ibadah dan misa Paskah ini. Dari 38 anak binaan itu, terdapat satu anak binaan perempuan.

Sementara Pdt. Sonya Foenay yang bertugas sudah selama empat tahun di LPKA Kupang itu mengingatkan dalam kenyataan hidup setiap manusia pasti ada pada fase up and down.

Namun, kata dia, setiap orang yang mau menyerahkan diri secara utuh pada otoritas Allah, maka ia akan diberikan kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan. “Itu merupakan bagian dari iman orang percaya,” ujarnya.(jem/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai