Masalah Asmara, Pemuda di Pulau Semau Disabet dengan Parang
Foto repro korban
Carlens
06 Apr 2024 16:23 WITA

Masalah Asmara, Pemuda di Pulau Semau Disabet dengan Parang

KUPANG, Nttzoom-Pertengkaran yang berujung penganiayaan berat terjadi di Dusun Amadoke, Desa Akle, Kecamatan Semau Selatan, Kabupaten Kupang, NTT, Sabtu (6/4) sekira pukul 09.00 Wita.

Setelah terlibat pertengkaran mulut dan adu fisik terkait persoalan asmara, Virgo Hele, warga kampung Amanamang Helong Desa Akle memotong dahi Wempi Tallo (31) warga Desa Hansisi, Kecamatan Semau.

Seperti dilansir lintasntt.com, dengan berlumuran darah akibat terkena sabetan parang dari Virgo, Wempi kemudian berlari ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan. Usai mendapatkan pelayanan medis, Wempi bersama keluarga kemudian menuju Polsek Semau untuk melaporkan kejadian tersebut.

Usai membuat laporan polisi, Wempi kepada wartawan melalui telepon sekira pukul 15.00 Wita mengatakan kejadian bermula ketika dia datang membeli rokok di salah satu kios di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Saat ia tengah bersama seorang temannya yang lagi mencuci mobil, tiba-tiba datang pelaku menanyakan soal hubungan asmaranya dengan salah satu cewek/wanita di desa itu. Keduanya kata wempi sempat beradu mulut kemudian terjadi saling pukul dan akhirnya pelaku mengambil parang di tempat kerjanya yang tidak jauh dari TKP dan kembali menemuinya.

“Dia potong saya di testa,” ucap Wempi yang kemudian berlari menuju Puskesmas untuk meminta perawatan medis.

Wempi mempertanyakan sikap Polsek setempat yang tidak langsung bergerak menangkap pelaku. “Saya dan keluarga sudah lapor polisi di Polsek tapi mereka bilang nanti tiga kali panggilan baru mereka pergi tangkap pelaku,” ungkap Wempi.

Kapolsek Semau, Viktor Nenotek, belum berhasil dikonfirmasi. Konfirmasi lewat WhatsApp dari media ini belum direspon hingga berita ini dipublikasi.(*/jem/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai