KUPANG, NTTzoom - Menteri Pemberdayaan Desa, Kelautan dan Penanggulangan Bencana Negara Fiji, Samiasi Raisevu Ditoka mengunjungi Kabupaten Kupang, Kamis (12/9/2024).
Kunjungan menteri dari Negara kepulauan di Lautan Pasifik itu untuk belajar manajemen resiko bencana di Desa Tanah Putih, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang.
Kedatangan Samiasi Raisevu Ditoka dan rombongan itu untuk melihat lebih jauh tentang Manajemen Resiko Bencana, dari program SIAP SIAGA yaitu program kemitraan Indonesia – Australia untuk meningkatkan kemampuan Indonesia dalam mencegah, mempersiapkan diri, merespon dan memulihkan diri dari bencana.
Rombong diterima Penjabat Bupati Kupang diwakili Asisten II Sekda Kabupaten Kupang Mesakh Elfeto.
Hadir pula Sekjen Kementerian Pemberdayaan Desa, Kelautan dan Penanggulangan Bencana Negara Fiji Ratu Isoa Rokowasadromu Talemaibua, Duta Besar Fiji Untuk Indonesia Amenatave Vakasavuwaqa Yauvoli, Perwakilan Pemerintah Australia Sanchi Marie Davies, dan Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi.
Mesakh Elfeto mengatakan, kesiapsiagaan bencana memang harus ditingkatkan terutama di Kabupaten Kupang sebelum terjadinya bencana untuk mengurangi resiko, meminimalkan dampak dan memastikan respon efektif, mengingat daerah Kabupaten Kupang adalah daerah yang rawan terjadi bencana.
Dia mengatakan, setiap daerah memiliki potensi bencana yang berbeda, demikian pula dengan pola penanganannya, sehingga perlu adanya tukar informasi termasuk dengan Negara-negara tetangga seperti Fiji, agar pengetahuan menghadapi bencana akan semakin baik.
“Kesiapsiagaan bencana memerlukan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi non pemerintah, komunitas, dan sektor swasta. Koordinasi yang baik antar lembaga-lembaga ini sangat penting untuk menjamin respon yang cepat dan efektif pada saat bencana terjadi,” jelas Elfeto.
Sementara itu Samiasi Raisevu Ditoka mengatakan, mereka datang untuk melihat keterlibatan masyarakat dalam menghadapi bencana melalui program SIAP SIAGA. Ia semakin yakin kesiapan menghadapi bencana haruslah melibatkan masyrakat.
Oleh karena itu dengan memperhatikan kearifan lokal di negaranya Fiji, system SIAP SIAGA akan coba diaplikasikan. Ia mengakui, apa yang dilakukan masyarakat Kabupaten Kupang dalam persiapan menghadapi bencana, sangat menginspirasinya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD NTT Kornelis Wadu, Kalak BPBD Kabupaten Kupang Semuel Tinenti, Plt. Camat Kupang Timur Yosafat Dokobani, Kepala Desa Tanah Putih Thomas Olla,serta perwakilan LSM CIS Timor yang terlibat aktif dalam program SIAP SIAGA. (jun/nz)
Dapatkan sekarang