KUPANG, nttzoom - Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg Retnowati mengaku sudah melaporkan secara lisan kepada Pejabat Sekda Kota Kupang, Farhensy P. Foenay untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Puskemas Oebobo. Pasalnya, Puskesmas Oebobo, Kota Kupang menutup pelayanan kesehatan pada Selasa (14/5/2024).
Penutupan layanan itu sehubungan dengan meninggalnya pegawai Puskesmas yang dimakamkan secara kedinasan pada Selasa 14 Mei 2024 di Soe, Kabupataen Timor Tengah Selatan (TTS) sehingga pelayanan UPTD Puskesmas oebobo pada Selasa 14 Mei 2024 ditutup dan dibuka pada Rabu 15 Mei 2024.
“Sudah disampaikan kepada Penjabat Sekda dan sudah diperintahkan agar diperiksa oleh Inspektorat Daerah Kota Kupang," ungkapnya.
Retno mengatakan, semestinya pelayanan publik tidak diperbolehkan untuk libur. Apalagi berkaitan dengan aspek kemanusiaan.
“Karena saat ini mereka berada di Soe, maka nanti ketika mereka pulang akan diperiksa oleh Inspektorat. Yang namanya pelayanan publik tidak boleh libur, saat libur hari raya besar saja tetap membuka pelayanan, apa lagi saat normal seperti ini,” katanya.
Dia katakan, sebenarnya pelayanan kesehatan tidak boleh ditutup. Apalagi yang berhubungan dengan kesehatan, tambah lagi Kepala Puskesmas (Kapus) Oebobo tidak meminta izin kepada kepala dinasnya, tentu hal ini akan disikapi secara serius.
“Jadi dipastikan akan diberikan pembinaan serius. Tujuannya agar jangan sampai hal ini tidak terjadi lagi, yang kemudian akan mengorbankan masyarakat,” cetusnya.
“Ini kan pelayanan publik yang menyangkut pelayanan kesehatan, menyangkut nyawa manusia, tidak boleh diabaikan, jangan terulang lagi,” tambah Retnowati. (dev/jem/nz)
Dapatkan sekarang