‎PLN Dorong Usaha Temulawak Warga Manggarai
Sari Temulawak Ulumbu hasil karya kelompok usaha warga di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai.
Redaksi
19 May 2026 09:55 WITA

‎PLN Dorong Usaha Temulawak Warga Manggarai

Manggarai, NTTzoom.com — Program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) di sekitar wilayah PLTP Ulumbu mulai menunjukkan dampak nyata.

Melalui pembangunan rumah produksi Sari Temulawak Ulumbu di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, kelompok usaha warga kini mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus pendapatan.

Rumah produksi yang dibangun pada Oktober 2025 itu dimanfaatkan oleh Kelompok Wela Sita Werek yang beranggotakan 24 warga. Fasilitas tersebut digunakan untuk mengolah minuman herbal berbahan dasar temulawak yang kini semakin dikenal di masyarakat.

‎Ketua Kelompok Wela Sita Werek, Evodia Alut, mengatakan sebelum adanya bantuan dari PLN, proses produksi dilakukan di dapur rumah pribadi dengan kondisi terbatas dan kurang memadai.

“Dulu kami produksi di dapur sendiri, tempatnya sempit dan sering bocor kalau hujan. Sekarang kami sudah punya tempat yang layak dan jauh lebih nyaman untuk bekerja,” ujarnya.

Selain membangun rumah produksi, PLN UIP Nusra juga memberikan bantuan peralatan seperti kompor, blender, ember, wajan berukuran besar, serta perlengkapan meubel untuk menunjang aktivitas produksi.

Bantuan tersebut berdampak langsung pada peningkatan kapasitas dan kualitas produksi. Dalam satu kali produksi, kelompok ini mampu menghasilkan hingga 50 bungkus bubuk sari temulawak kemasan 100 gram yang dijual dengan harga Rp15 ribu per bungkus.

"Dalam satu bulan biasanya kami mendapatkan keuntungan hingga Rp3,7 juta,” jelas Evodia.

Meningkatnya permintaan pasar membuat kelompok usaha ini mulai merencanakan budidaya temulawak guna menjaga ketersediaan bahan baku agar usaha dapat terus berkembang secara berkelanjutan.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa program pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan bagian dari komitmen PLN agar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan turut memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar.

‎“Kami ingin pembangunan ketenagalistrikan, termasuk pengembangan geothermal, berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap kelompok usaha seperti ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat lain,” ujarnya.

PLN menilai, pengembangan potensi lokal melalui pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung transisi energi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Nusa Tenggara.(nz) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai