‎PLN Gandeng Kejati NTT Kawal Proyek Energi Bersih
Foto bersama General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, beserta jajaran manajemen bersama Kepala Kantor Kejaksaan Tinggi NTT, Roch Adi Wibowo dalam agenda audiensi di Kantor Kejati NTT, Senin, 29 Juni 2026.
‎PLN Gandeng Kejati NTT Kawal Proyek Energi Bersih
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung (kanan), bersama jajaran manajemen melangsungkan audiensi di kantor Kejati NTT, Senin, 29 Juni 2026.
‎PLN Gandeng Kejati NTT Kawal Proyek Energi Bersih
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, berdiskusi bersama Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Roch Adi Wibowo, dalam agenda audiensi di Kantor Kejati NTT, Senin, 29 Juni 2026.
Redaksi
02 Jul 2026 14:51 WITA

‎PLN Gandeng Kejati NTT Kawal Proyek Energi Bersih

Kupang, NTTzoom.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) guna mengawal pembangunan proyek-proyek strategis ketenagalistrikan di wilayah tersebut.

‎Penguatan kerja sama itu dibahas dalam audiensi antara General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW Manurung, dan Kepala Kejati NTT, Roch Adi Wibowo, di Kantor Kejati NTT, Senin (29/6/2026).

‎Dalam pertemuan itu, PLN menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan hukum yang selama ini diberikan Kejati NTT terhadap berbagai proyek strategis ketenagalistrikan.

‎General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW Manurung, mengatakan pendampingan hukum diperlukan untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan serta mampu menjawab berbagai tantangan di lapangan, mulai dari persoalan sosial, pertanahan, hingga koordinasi dengan para pemangku kepentingan.

‎"Kami sangat membutuhkan pendampingan Kejati NTT agar seluruh proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan hukum serta seluruh stakeholder memiliki pemahaman yang sama mengenai manfaat proyek-proyek ketenagalistrikan yang sedang dibangun PLN," ujarnya.

‎Dalam audiensi tersebut, PLN juga memaparkan sejumlah proyek energi baru terbarukan yang sedang dikembangkan di NTT, di antaranya PLTP Ulumbu Unit 5–6 di Kabupaten Manggarai, PLTP Mataloko FTP 2 di Kabupaten Ngada, PLTP Atadei di Kabupaten Lembata, serta pembangunan sejumlah PLTS di Rote, Alor, Sumba, dan Lembata. Selain itu, PLN juga membangun Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kupang Peaker/Panaf–GI Naibonat untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di NTT.

‎Menurut Manurung, keberhasilan proyek-proyek tersebut membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaannya berlangsung secara akuntabel, transparan, dan memiliki kepastian hukum.

‎"Dengan sinergi yang baik, kami optimistis proyek-proyek strategis ini dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat," katanya.

‎Selain membahas pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, PLN juga menyampaikan komitmennya menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah proyek.

‎Audiensi tersebut menegaskan komitmen PLN UIP Nusra dan Kejati NTT untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, berkelanjutan, dan mendukung transisi energi di NTT. (nz) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai