Manggarai, NTTzoom.com — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menegaskan bahwa penerimaan masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan pengembangan energi panas bumi (geothermal) di Pulau Flores. Untuk itu, PLN memperkuat pendekatan sosial melalui dialog terbuka dan keterlibatan aktif warga dalam setiap tahapan proyek.
General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur energi tidak dapat berjalan tanpa dukungan dan kepercayaan dari masyarakat setempat.
“Kami menyadari bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan komunikasi yang baik, saling mendengar, dan saling memahami dengan masyarakat,” ujarnya di Manggarai, Senin (12/5/2026).
Pendekatan ini sejalan dengan upaya tim sosial pengembang proyek, PT Connusa, yang dipimpin oleh Social Expert Dennis Goonting. Ia menjelaskan bahwa tugas utama timnya adalah memastikan kepentingan masyarakat tetap terjaga selama proses pembangunan berlangsung.
“Proyek geothermal bukan hanya tentang menyediakan energi bersih, tetapi juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat sekitar,” kata Dennis.
Ia mencontohkan pengalaman di kawasan Mataloko, dimana awalnya terjadi penolakan dari sebagian warga. Namun, setelah dibuka ruang dialog yang intensif, masyarakat mulai memahami tujuan proyek dan bahkan banyak yang kemudian mendukung.
Namun, tantangan masih dihadapi di wilayah Ulumbu, dimana sebagian kelompok masyarakat masih menolak dan enggan terlibat dalam proses konsultasi publik. Kondisi ini dinilai menghambat terbangunnya pemahaman bersama antara pengembang dan warga.
“Karena itu, pendekatan sosial harus terus dijalankan secara konsisten, bahkan di tengah kondisi sulit sekalipun,” tegas Dennis.
PLN berharap, dengan strategi komunikasi yang transparan dan berkelanjutan, masyarakat Flores dapat melihat proyek geothermal bukan sebagai ancaman, melainkan peluang untuk berkembang bersama. Manfaat nyata seperti peningkatan ekonomi lokal, akses listrik yang lebih stabil, serta kontribusi terhadap transisi energi nasional diharapkan menjadi motivasi bagi semua pihak untuk bersinergi.
Hingga saat ini, PLN UIP Nusra terus menggelar sosialisasi, pertemuan rutin dengan tokoh adat, serta forum diskusi terbuka guna membangun kepercayaan dan memastikan proyek berjalan sesuai prinsip keberlanjutan sosial dan lingkungan. (nz)
Dapatkan sekarang