Kupang, NTTzoom.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) memperkuat sinergi dengan Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui penandatanganan Pedoman Kerja Teknis (PKT) Pengamanan Proyek dan Aset Ketenagalistrikan guna mendukung kelancaran pembangunan proyek strategis nasional di sektor ketenagalistrikan.
Penandatanganan PKT yang berlangsung pada 29 Juni 2026 itu merupakan tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT PLN (Persero) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia di tingkat pusat. Kerja sama tersebut bertujuan memperkuat koordinasi pengamanan proyek strategis, aset ketenagalistrikan, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama proses pembangunan.
Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda NTT, Kombes Pol. Muh. Nur Akbar, menegaskan pihaknya siap memberikan dukungan penuh terhadap pengamanan proyek dan aset PLN di NTT.
"PLN merupakan bagian dari Objek Vital Nasional, sehingga menjadi tanggung jawab kami untuk memberikan pelayanan pengamanan secara maksimal. Kami siap memberikan dukungan selama proses pembangunan berlangsung," ujar Nur Akbar.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW Manurung, mengatakan dukungan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan lancar.
"Tantangan pembangunan tidak hanya terkait kondisi geografis dan distribusi logistik, tetapi juga aspek sosial kemasyarakatan serta pengamanan aset. Karena itu, sinergi dengan Polda NTT sangat penting agar pembangunan dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Manurung.
Menurutnya, PKT menjadi dasar penguatan koordinasi, pertukaran informasi, serta langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan selama pelaksanaan proyek maupun operasional aset ketenagalistrikan.
Dalam audiensi tersebut, PLN juga memaparkan sejumlah proyek strategis yang tengah dikembangkan di NTT, di antaranya PLTP Ulumbu Unit 5–6, PLTP Mataloko, serta berbagai proyek energi baru terbarukan lainnya. Selain itu, PLN terus menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bagi masyarakat di sekitar wilayah proyek.
"Kami berharap penandatanganan PKT ini semakin mempererat hubungan kelembagaan antara PLN UIP Nusra dan Polda NTT, sehingga pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan tepat mutu, tepat waktu, tepat biaya, serta tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan," tutup Manurung. (nz)
Dapatkan sekarang