Mataram NTTzoom.com — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 Site Level Bintang 3 melalui program pemberdayaan masyarakat bertajuk Membangun Kemandirian dari Kawasan PLTP melalui Air Bersih dan Hortikultura Berkelanjutan.
Penghargaan yang diterima pada 25 Mei 2026 itu menjadi pengakuan atas upaya PLN dalam mengintegrasikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu, Kabupaten Manggarai.
Program tersebut dijalankan melalui pendekatan partisipatif berbasis kearifan lokal dengan fokus pada penyediaan akses air bersih, pengembangan hortikultura berkelanjutan, serta pemanfaatan listrik untuk mendukung sektor pertanian melalui program electrifying agriculture.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi PLN untuk terus menghadirkan pembangunan energi yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.
“Melalui program TJSL berbasis pemberdayaan masyarakat adat, air bersih, dan electrifying agriculture, kami berharap manfaat pembangunan energi dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan oleh masyarakat,” ujarnya.
Melalui program tersebut, PLN berhasil menghadirkan akses air bersih bagi sembilan gendang atau kampung adat di sekitar wilayah proyek. Selain itu, produktivitas pertanian meningkat sekitar 30 persen, pendapatan petani naik hingga 20 persen, serta membuka potensi pendapatan mencapai Rp36,3 juta per hektare.
Program itu juga melibatkan sekitar 1.463 kepala keluarga atau 86 persen masyarakat adat yang berada di kawasan Ring 1 hingga Ring 3 PLTP Ulumbu.
PLN turut mendukung aktivitas pertanian melalui pemasangan listrik berdaya 1.300 VA yang dimanfaatkan untuk mengoperasikan pompa air, sprinkler, dan penerangan lahan pertanian sehingga proses budidaya menjadi lebih efisien.
Menurut Rizki, keberhasilan program tersebut berawal dari hasil social mapping yang dilakukan PLN pada 2023 di Desa Lungar dan wilayah sekitarnya. Pemetaan itu menunjukkan masyarakat memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan, namun terkendala akses air bersih, sistem pertanian tradisional, dan keterbatasan akses pasar.
“Dari social mapping, kami melihat bahwa program harus berbasis kebutuhan riil masyarakat dan harus membangun sistem yang berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Juri TOP CSR Awards 2026, Achmad Daniri, menilai program tanggung jawab sosial perusahaan saat ini tidak lagi sekadar kegiatan filantropi, melainkan telah menjadi bagian dari strategi bisnis yang mampu meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan dan memperkuat daya saing perusahaan.
TOP CSR Awards merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan Majalah Top Business bersama sejumlah lembaga untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan yang dinilai berhasil menjalankan program CSR secara efektif, strategis, dan berkelanjutan. (nz)
Dapatkan sekarang