Kupang, NTTzoom.com — Ditres PPA dan PPO Polda NTT terus mendalami sejumlah kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang yang melibatkan warga Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk kasus pekerja migran yang diduga menjadi korban penyekapan di Malaysia.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTT Kombes Pol. Dr. Nova Irone Surentu mengatakan untuk kasus korban yang berada di Malaysia saat ini sedang ditangani Polres Timor Tengah Selatan (TTS).
Sementara itu, proses komunikasi untuk pemulangan korban terus dilakukan melalui Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri.
“Korban saat ini sedang dihubungi oleh Div Hubinter untuk dapat dipulangkan,” kata Nova.
Selain itu, pihaknya juga menaruh perhatian terhadap kasus yang sedang viral dan diduga berkaitan dengan warga NTT. Namun karena lokasi kejadian berada di wilayah hukum Bali, Polda NTT akan berkoordinasi dengan Polda Bali untuk memastikan penanganan kasus berjalan optimal.
“Kami akan berkoordinasi dengan Polda Bali terkait penanganannya. Sementara kami juga akan membuat laporan informasi untuk melakukan penyelidikan,” ujarnya.
Nova menambahkan penyidik saat ini juga menelusuri berbagai kasus pemberangkatan tenaga kerja nonprosedural yang diduga menjadi akar munculnya berbagai persoalan, termasuk penyekapan dan eksploitasi terhadap pekerja migran.
Ia mengajak masyarakat dan media untuk berperan aktif memberikan informasi terkait dugaan TPPO agar upaya pencegahan dan penegakan hukum dapat berjalan lebih efektif. (es)
Dapatkan sekarang