Respons NasDem Soal Usulan Pemakzulan Putra Jokowi Gibran Rakabuming Raka
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat kunjungannya di Maumere Kabupaten Sikka,Selasa (6/5/2025)
admin
06 May 2025 21:26 WITA

Respons NasDem Soal Usulan Pemakzulan Putra Jokowi Gibran Rakabuming Raka

JAKARTA, NTTzoom.com - Politikus NasDem Bestari Barus menanggapi soal munculnya desakan pemakzulan terhadap Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka yang juga putra Jokowi.  

Bestari mengaku bingung atas alasan desakan pemakzulan terhadap Wapres Gibran Rakabuming Raka. 

"Itu sebagai sebuah aspirasi ataupun suara hati dari berbagai kalangan itu kan sah-sah saja, namun tentu harus juga didalami emang ada masalah apa, apakah ada skandal atau ada sesuatu yang dilakukan wapres melanggar hukum yang bisa kemudian dibawa ke ranah yang lebih jauh lagi untuk memenuhi syarat pemakzulan? Kan seperti itu," kata Bestari saat dihubungi detik.com, Selasa (6/5/2025). 

"Saya sebagai politisi senior Partai NasDem, saya tidak melihat ada sesuatu yang memenuhi kemudian pelanggaran yang dilakukan oleh wapres sehingga syarat pemakzulan terpenuhi," tambahnya. 

Kemudian, Bestari juga menilai kelompok yang memberikan tuntutan tersebut semestinya menjelaskan alasan mengapa Gibran harus diganti.  

Pasalnya, menurut Bestari, banyak persoalan negara yang seharusnya lebih penting untuk dibahas. 

"Ya kalau sekadar hara-huru wacana itu kan kebebasan berbicara, namun perlulah bertanggung jawab bahwa masyarakat harus diberi pencerdasan supaya jangan terikut-ikut like dislike, itu sudahlah selesaikan, pemilu selesai, legitimate juga sudah menang, biarkan bertugas," katanya. 

"Saya kira itu jauh lebih baik ketimbang kita kemudian di saat kemudian keadaan dunia ini riuh urusan ekonomi dunia yang kisruh, kita bicaranya soal-soal yang tidak pantas untuk dibicarakan karena semuanya sudah selesai, ya toh?" tambahnya. 

Respons Jokowi 

Jokowi merespons isu pemakzulan putranya sekaligus Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dari jabatannya. Menurut Jokowi, usulan yang disampaikan oleh purnawirawan TNI itu merupakan sebuah aspirasi dan usulan di negara demokrasi. 

"Iya itu sebuah aspirasi, sebuah usulan ya. Boleh-boleh saja dalam negara demokrasi seperti kita," kata Jokowi ditemui di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Kota Solo, Senin (5/5/2025) 

Menurutnya, di negara demokrasi ini sah-sah saja untuk menyampaikan aspirasi. Termasuk usulan dari purnawirawan TNI itu. 

Menurutnya, masyarakat sudah tahu bahwa pasangan Presiden Prabowo Subianto dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dipilih oleh masyarakat melalui Pemilu 2024. 

"Ya, itu semua orang sudah tahu bahwa Pak Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka sudah mendapatkan mandat dari rakyat lewat pemilihan umum," ungkapnya. (jr/nz*)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai