Sakit Jantung, Anak PAUD Memangis Minta Diwisuda di Rumah
Carlens
19 Jun 2023 08:44 WITA

Sakit Jantung, Anak PAUD Memangis Minta Diwisuda di Rumah

KUPANG, NTTZOOM-Kisah haru mewarnai wisuda dan pelepasan peserta didik Kelompok Bermain Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Bunga Mawar Desa Letbaun, Kecamatan Semau Kabupaten Kupang, NTT, Sabtu (17/6).

Salah satu dari 12 anak didik terpaksa harus diwisuda di rumahnya yang berjarak sekira 2 km karena mengalami sakit jantung dan hanya dirawat seadanya di rumah sang nenek.

Sebelumnya, acara wisuda yang berlangsung di Kantor Kepala Desa Letbaun itu awalnya tampak meriah. Namun suasana berubah haru ketika Koordinator Pengelola PAUD, Maria Dubu Dari menjelaskan terkait salah satu anak didik yang tidak bisa hadir dan diwisuda.

Dijelaskan Maria, anak bernama Jenifer Katu Lote (7 tahun) itu tidak bisa hadir karena sedang dalam kondisi sakit.

"Harusnya yang diwisuda 12 orang. Tapi salah satu dari mereka sedang sakit. Padahal dia mati-matian harus wisuda. Harus pakai toga," jelas Maria berderai air mata.

Kesedihan dirasakan juga oleh seluruh hadirin. Mengingat sakit yang diderita bocah yang dikenal ceria dan pintar itu cukup parah. Sejak kecil, Jenifer didiagnosa menderita sakit jantung. Bahkan karena sakit tersebut, Jenifer belum mau masuk ke Sekolah Dasar saat sudah berusia 6 tahun. Dan, beberapa hari belakangan, sakit jantungnya kambuh.

Kepala Desa Letbaun, Carlens Herison Bising dan Yarit Timung yang hadir mewakili Camat Semau menyarankan agar seluruh hadirin mengunjungi Jenifer sekaligus mewisuda dia di kediamannya.

Suasana begitu haru, bahkan Jenifer ikut meneteskan air mata ketika dipakaikan toga dan sertifikat lulus, boneka dan bunga dari pengelola PAUD. Sambil berderai air mata, Jenifer berusaha tersenyum, meski tampak kesulitan bernapas. Kedua kakinyapun tampak membengkak.

Sang ibu, Karolina Katulote mengungkapkan, pihaknya tidak mampu untuk mengobati anaknya karena kesulitan ekonomi. Merekapun belum memiliki administrasi kependudukan, terutama BPJS. Mengingat mereka masuk kategori keluarga miskin.

Bunda PAUD Desa Letbaun, Dewi Rahayu Sukmawati Gah langsung meminta kepala desa dan aparat untuk membantu mengurus adminduk dan BPJS Jenifer agar bisa segera mendapat perawatan medis.

"Ini urgen sekali sehingga kami minta pemerintah desa untuk memberikan perhatian khusus. Harus ditangani segera karena kondisinya sudah memrihatinkan," kata Dewi.(jem/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai