* Geliat KSP Kopdit Swasti Sari di Tengah Pandemi
KUPANG, NTTZOOM-Di tengah pandemi Covid-19 yang menggoncang pertumbuhan ekonomi, masih ada harapan yang dibuktikan oleh KSP Kopdit Swasti Sari Kupang.
Betapa tidak, Kopdit Swasti Sari tumbuh dari berbagai segi. Pada Semester I tahun 2021, pertumbuhan anggota mencapai 19 persen. Dan pertumbuhan aset mencapai 9 persen.
"Semester I tahun 2021, pertumbuhan anggota sudah 20 ribuan sehingga menjadi 140 ribuan anggota, dan aset atau kekayaan bertambah Rp 75 miliar lebih menjadi Rp 1 triliun lebih," jelas General Manejer (GM) Kopdit Swasti Sari Yohanes Sason Helan kepada NTTZOOM.COM, Minggu (21/8).
Dia lanjutkan, likuiditas kenyamanan keuangan koperasi tersebut mencapai 20 persen dari total asset. Artinya kepercayaan anggota sangat tinggi menyimpan dan meminjam di lembaga tersebut.
Suatu kebanggaan besar dan patut disanjung, yakni asset mencapai Rp 1 triliun, tetapi tidak ada pinjaman/penyertaan keuangan dari pihak luar. 100 persen milik anggota. Memiliki kesewadayan berdiri di atas kaki sendiri tidak mengharapkan ketergantungan pada pihak luar.
Yohanes lanjutkan, trend pertumbuhan semester 1 tahun buku 2021 sangat bagus artinya anggota dan masyarakat luas di mana saja sangat menerima kehadiran lembaga KSP Kopdit Swasti Sari karena berdampak pada pemanfaatan peningkatan ekonomi rumahtangga setelah bergabung menjadi anggota.
Masih menurut dia, sasaran tahun buku 2021 adalah sektor riil usaha produktif anggota yang mencakup kelautan, pertanian, peternakan, investasi kamar-kamar kos, pedagang asongan atau papalele. "Kita mengubah anggota dari pola konsumtif, pesta-pesta, pemborosan pada adat budaya ke arah usaha-usaha produktif guna mendongkrak peningkatan pendataan ekonomi rumahtangga," paparnya lagi.
Yohanes tambahkan, meski di tengah pandemi Covid-19, berturut-turut 2 tahun KSP Kopdit Swasti Sari merekrut karyawan baru tahun buku 2020 dan 2021 mencapai 156 orang.
"Walaupun perusahan-perusahan bonafide, hotel berbintang, pegawai honor di lingkup pemerintah daerah memberhentikan dan merumahkan karyawan. KSP Kopdit Swasto Sari membuka lapangan pekerjaan bagi sarjana-sarjana yang menganggur dan membantu pemerintah di Provinsi NTT dari segi peningkatan PAD," bebernya.
Dia tambahkan, Swasti Sari memiliki 1 kantor pusat, 28 kantor cabang, 6 kantor cabang pembantu dan 68 kantor kas. Tersebar di semua kabupaten/kota di Provinsi NTT dan 5 kantor cabang di luar Provinsi NTT l, yakni Cabang Surabaya Provinsi Jawa Timur, Cabang Denpasar, Cabang Jimbaran Nusa Dua, Cabang Tabanan Provinsi Bali dan Cabang Mataram Provinsi NTB.(cd3/nz)
Dapatkan sekarang