TNI Jamin Keamanan pada PSU
Dandim 1604 Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo usai menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) bersama Penkabat Bupati Sabu Raijua, Doris Alexander Rihi di Ruang Rapat Assisten I Setda NTT, Senin (21/6)
Redaksi
22 Jun 2021 22:10 WITA

TNI Jamin Keamanan pada PSU

KUPANG, NTTZOOM-Tentara Nasional Indonesia (TNI), Komandan Distrik Militer (KODIM) 1604 Kupang memberikan jaminan keamanan kepada pemerintah daerah Kabupaten Sabu Raijua atas penyelenggaran pemungutan suara ulang (PSU) yang akan dilaksanakan 7 Juli 2021 mendatang. 

Pemberian jaminan keamanan, kedamaian atas tahapan PSU tersebut diungkapkan Dandim 1604 Kupang, Kolonel Arh. Abraham Kalelo usai menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) bersama Pemda Sabu Raijua, Doris Alexander Rihi di Ruang Rapat Assisten I Setda NTT, Senin (21/6).

Kolenel Abraham juga menyampaikan terima kasih kepada pemda yang sudah menyetujui permohonan anggaran pengamanan dari TNI itu. "Kami akan melaksanakan tugas sesuai dengan apa yang tertuang dalam undang-undang, sesuai arahan pemerintah, penyelenggara demi menghasilkan pemimpin bagi masyarakat Sabu Raijua," ujarnya. 

Ditambahkan penyelenggaraan PSU yang aman, lancar dan damai bukan saja menjadi tanggung jawab dari TNI-Polri namun kesadaran dari masyarakat dalam menjaga suasana yang kondusif. Untuk itu tugas pengamanan ini berhasil atau sukses membutuhkan kerja sama dari semua pihak. 

"Setelah penandatanganan ini, kami siapkan satu pleton untuk dikerahkan ke Sabu Raijua dan melaksanakan sejumlah kegiatan di Sabu," sebutnya. 

Ditanya terkait wilayah atau lokasi yang rawan konfik, dirinya mengaku saat ini anggotanya sedang melakukan pemantauan lapangan untuk memastikan penyelenggaraan PSU aman dan damai. 

"Kita belum petakan wilayah atau lokasi yang rawan. Namun kami pastikan tidak ada wilayah rawan di sana. Tetapi tentu kami akan siaga menjaga keamanan," tuturnya. 

Penjabat Bupati Sarai, Doris Alexander Rihi dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah menyukseskan kegiatan penandatanganan NPHD. 

Ditegaskan bahwa pemerintah pada posisinya sudah mendistribusikan anggaran kepada para penyelenggara dan keamanan. Meski dalam kondisi pandemi dan dilanda seroja sehingga membutuhkan anggaran yang banyak tetapi harus dipangkas dari APBD untuk pembiayaan PSU. 

Kondisi sulit ini, Doris Rihi berharap penyelenggara memandlfaatkan dana tersebut untuk kepentingan keberlangsungan PSU dan harusendapatkan seorang pemimpin untuk Sabu Raijua.

"Kami dalam posisi sangat siap. Dengan  pendistribusian NPHD ini diharapkan penyelenggaraan dan TNI-Polri dapat menjalankan tahapan secara baik agar menghasilkan pemimpin untuk masyarakat," tandasnya. 

Lanjut Doris, secara kasat mata Kabupaten Sabu Raijua dalam keadaan aman, tertib dan damai. Pemerintah juga menjamin partisipasi masyarakat dalam melaksanakan PSU lebih baik lagi jika dibandingkan dengan pilkada sebelumnya. 

Untuk diketahui dana pengamanan PSU yang dialokasikan dari kas daerah untuk TNI senilai Rp 600.000.000. Pada pilkada serentak 9 Desember 2020, pemda juga mengalokasikan Rp 350.000.000 sedangkan realisasi belanja hingga 20 April 2021 sebanyak Rp 343.998.500 sedangkan silpa Rp 6.001.500.

"Pada pilkada serentak 2020 lalu pengamanan dari TNI dibackup dari Kodim 1627 Rote Ndao dan kali ini kita dibackup dari Kodim 1604 Kupang," ujar Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Victor Daud Hiwa Radamuri.

Ditambahkan, keseluruhan dana PSU senilai Rp 7.380.356.290. Nilai ini lebih kecil dari anggaran yang digelontorkan pada pilkada serentak lalu, yakni Rp 23.600.000.000. "Anggaran ini kita kumpulkan dari hasil refocusing. Sehingga anggaran ini bisa bermanfaat untuk PSU," tutup Viktor.(zt/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai