KUPANG, VICTORYNEWS.ID - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelatihan Tenaga Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi NTT bersama United Nations Children's Fund (UNICEF) menyelenggarakan Training of Trainer (ToT) manajemen kesehatan lingkungan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan.
Pelatihan ToT itu berlangsung selama satu pekan 17-22 November 2025 di Aula UPTD Pelatihan Tenaga Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi NTT dengan menghadirkan pemateri dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan Kementerian Kesehatan RI.
UPTD Pelatihan Tenaga Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi NTT menjadi satu-satunya balai pelatihan kesehatan di Provinsi NTT yang sudah terakreditasi dan besertifikasi.
Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, Dr.dr.Then Suyanti, MM mengatakan, pelatihan ToT sangat penting bagi kelangsungan kesehatan lingkungan di setiap daerah seperti limbah, sanitasi dan air bersih.
Dia menambahkan, pelatihan kesehatan sanitasi, air bersih dan cuci tangan termasuk pengelolaan limbah membawa dampak baik bagi kesehatan lingkungan sekitar.
Ia mengatakan, saat ini di NTT baru enam kabupaten/kota sudah melakukan program stop buang air besar (BAB) sembarangan yakni Kota Kupang, Kabupaten Alor, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Malaka dan Kabupaten Belu.
"Tentunya untuk mewujudkan sanitiasi yang aman untuk semua. Bukan untuk kalangan tertentu tapi untuk seluruh masyarakat yakni sanitasi yang baik dan kualitas air yang baik dan dapat mengelola dengan baik," kata Suyanti.
Ia berharap, pelatihan ini dapat menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman sehingga bisa memberikan dampak nyata bagi kesehatan lingkungan masyarakat.
Kepala Kantor UNICEF Perwakilan NTT dan NTB, Yudhistira Yewangoe mengatakan, UNICEF sangat menghargai kehadiran para pelatihan ToT yang sudah berkecimpung dengan sanitasi, air bersih dan kesehatan lingkungan.
Yudhistira mengatakan, pengelolaan limbah, sanitasi dan air bersih menjadi perhatian bersama dalam upaya pencegahan dampak kesehatan lingkungan bagi ibu hamil dan anak-anak.
"Kita sekarang ini sedang memasuki musim hujan dan selalu waspada. Kesehatan menjadi inklusi bagi semua, bagi lansia dan kelompok rentan lainnya sesuai yang diadopsi Kemenkes RI," katanya.
Kepala UPTD Kesehatan Pelatihan Tenaga Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi NTT Hermina Legimafani saat membuka ToT mengatakan, pelatihan ini sangat strategis terkait dengan sanitasi, limbah dan air bersih.
Dia mengatakan, dalam upaya pengelolaan kesehatan lingkungan perlu kerja sama dan kolaborasi semua pihak termasuk Dinas Kesehatan dan UNICEF.
"Semua ini bisa berjalan karena kolaborasi dan berjalan dengan baik. Kedepan perlu adanya kerja sama dan kolaborasi untuk mencapai derajat kesehatan yang baik maka perlu kerja sama kolaborasi dengan baik," ujar Hermina. ***
Dapatkan sekarang