Warga Flores Timur Berlarian ke Posko Pengungsian
Mengungsi
Carlens
01 Jan 2024 12:22 WITA

Warga Flores Timur Berlarian ke Posko Pengungsian

* Gunung Lewotobi Naik Status Siaga

LARANTUKA, Nttzoom-Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali erupsi, Senin 1 Januari 2024 pagi.

Ratusan warga dari sejumlah desa pun berhamburan menuju kantor camat Wulanggitang dan sebagiannya ke wilayah perbatasan Flores Timur dan kabupaten Sikka, berjarak sekira 8 kilo meter dari Desa Boru, Ibu Kota Kecamatan.

Sementara warga Desa Wailua, arah pantai selatan memilih mengungsi ke Desa Hewa. Di desa Boru, pengungsi didominasi warga Desa Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawokote. Mereka membawa keranjang tas berisi pakaian dan surat-surat penting.

"Amankan barang penting dan bekal seadanya," kata An Tobi, warga Nawokote seperti dilansir NTT EXPRESS.

Ia mengatakan, bunyi gemuruh di atas gunung terdengar seperti runtuhan batu besar. Warga panik dan mengamankan diri ke posko penanganan bencana di Desa Boru.

"Gemuruh besar setelah jam 12 malam, sudah masuk tanggal 1 Januari 2023," katanya.

Sementara Pos Pemantauan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Pululera, mengupdate status gunung dari Waspada ke Siaga.

"Penyampaian peningkatan tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga)," demikian bunyi keterangan itu.

Masyarakat sekitar kembali diimbau untuk tidak beraktivitas atau berada dalam radius 2 kilo meter dari pusat Gunung Lewotobi Laki-Laki, serta tidak mendekati lubang tembusan gas yang berada di sekitar kawah untuk menghindari potensi gas beracun.(*/jem/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai