KUPANG, Nttzoom-Lambatnya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memperbaiki jembatan Nunpisa di Desa Oelatimo, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, yang putus total pada malam pergantian tahun 2022 ke tahun 2023 akibat hujan deras terus dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, jembatan Nunpisa yang putus total itu sulit untuk diseberangi ketika musim hujan.
Terbaru, pada Minggu 21 Januari 2023, sejumlah pengendara roda dua yang hendak melewati jalur alternatif tersebut harus membayar Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu kepada beberapa anak muda yang berada di lokasi itu untuk mengangkat kendaraan melewati kali tersebut.
Pasalnya, pada Sabtu 20 Januari 2024 hingga Minggu 21 Januari 2024 pagi, hujan deras mengguyur Desa Oelatimo yang mengakibatkan kali tersebut meluap. Para pengendara terkadang mengantre berjam-jam untuk dapat melintas jalur alternatif itu.
"Kami membayar itu Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu. Itu kalau hujan deras dan kali ini tidak bisa lewat maka mereka (anak-anak) muda itu kami bayar untuk angkat motor kami," ujar sejumlah pengendara roda dua yang hendak menuju ke Kecamatan Sulamu, Minggu 21 Januari 2024.
Mereka meminta Pemprov NTT untuk segera mengambil sikap agar jembatan Nunpisa dapat diselesaikan. Menurut mereka, jika Pemprov NTT tidak dapat diperbaiki maka dengan sendirinya Pemprov NTT menyulitkan masyarakat pada saat musim penghujan ini.
"Sampai kapan jembatan ini dibangun. Kalau hujan deras kami lewat pasti tidak bisa. Pemerintah coba segera perbaiki dulu. Jangan tutup mata," ujar salah satu pengendara.
Sebelumnya diberitakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kadis PUPR) Provinsi NTT, Maksi Nenabu, beralasan jembatan itu belum dibangun karena belum adanya alokasi anggaran baik dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.
Meski demikian, pihaknya sudah melakukan pengajuan anggaran pembangunan yang nilainya mencapai Rp 15 miliar.
"Sudah setahun jembatan Nunpisa ambruk. Dan dibuka jalur alternatif tetapi, jalur tersebut tidak memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Masyarakat bahkan tidak bisa melintas jika hujan deras,” aku Maksi kepada nttzoom.com, Selasa 9 Januari 2023.
Ia berharap, Pemprov NTT dapat menjawab pengusulan anggarannya untuk memperbaiki jembatan Nunpisa yang ambruk sejak awal 2023 itu. "Kebutuhan dananya sekitar Rp 15 miliar. Jika dananya tersedia baru kita bisa bangun. Semoga bisa tahun 2024 ini,” tandasnya.(jem/cd3/nz)
Dapatkan sekarang