Warning! Kasus Rabies Masuk Kota Kupang
George Hadjoh
Carlens
05 Aug 2023 22:50 WITA

Warning! Kasus Rabies Masuk Kota Kupang

* Masyarakat Diminta Kandangkan Anjing

Kupang, Nttzoom-Kasus virus rabies yang pertama kali ditemukan di Pulau Timor, tepatnya di Desa Fenun, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), saat ini telah menyebar hingga ke Kota Kupang.

Dilansir dari Timexkupang.fajar.co.id, kasus terbaru ditemukan di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, melalui hasil uji laboratorium di Denpasar, Bali. "Itu (Kasus rabies, Red) positif dari Oesapa, dikirim ke BBVet, hasilnya positif," ucap narasumber terpercaya yang meminta namanya tak dipublish, Kamis (3/8).

Narasumber tersebut menjelaskan, ada sampel otak anjing di wilayah Kelurahan Oesapa yang diduga terpapar virus rabies telah diambil dan dikirim ke laboratorium di Denpasar. Hasil labnya positif rabies.

Sang narasumber mengatakan, hasil tersebut sebenarnya sudah dikeluarkan sejak Juli 2023. Ia pun tidak tahu mengapa hingga Agustus 2023 ini, informasi tersebut belum diketahui masyarakat Kota Kupang.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan Provinsi NTT, Melky Angsar menyebut bahwa saat ini belum mendapatkan informasi tersebut. "Belum. Kalau dapat info saya sampaikan," kata Melky.

Meskipun begitu, Melky membenarkan pihaknya telah mengirimkan sebanyak 5.000 dosis vaksin ke Kota Kupang.

Sementara Penjabat (Pj) Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh membenarkan kalau virus rabies telah menyebar hingga ke Kota Kupang.

"Siap, makanya pasukan dari RT sampai OPD teknis sudah bergerak," kata George Hadjoh menjawab pertanyaan terkait kebenaran informasi mengenai Kota Kupang positif rabies.

George Hadjoh mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk segera menyikapi persoalan ini dengan membangun koordinasi bersama camat dan lurah hingga para Ketua RT agar meminta warga yang memelihara anjing supaya mengandangkan hewannya sehingga virus ini tak meluas di Kota Kupang.

Sebelumnya, Kepala Bidang Veteriner Pertanian Kota Kupang, Yappy Manafe mengatakan, Kota Kupang mulai melaksanakan percepatan vaksinasi Hewan Penular Rabies (HPR). "Buru cepat untuk vaksin. Vaksinnya dari provinsi sudah ada 5.000 dosis," ucap Yappy.

Untuk itu, pihaknya sementara menunggu laporan pendataan anjing dari tiap kelurahan untuk selanjutnya divaksin. "Baru dua kelurahan yang datanya masuk, Naimata dan Merdeka. Menunggu data dari kelurahan lainnya," sebut Yappy.

Minggu depan diperkirakan sudah dapat melaksanakan vaksinasi terhadap dua kelurahan tersebut sembari menunggu data dari kelurahan lain.

Untuk vaksin sendiri, demikian Yappy, setiap kelurahan diberikan sekira 90 dosis vaksin. Petugas medis sebagai vaksinator pun telah divaksin sebanyak dua kali.(*/jem/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai