45 Mahasiswa UKAW KKN di Kecamatan Semau
Mahasiswa UKAW saat diterima di Kantor Camat Semau
Carlens
07 Jul 2022 11:44 WITA

45 Mahasiswa UKAW KKN di Kecamatan Semau

* Yoel Laitabun: Saya Senang Karena ada Pendampingan BUMDes 

KUPANG, NTTZOOM-Sebanyak 45 mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang akan melaksanakan Kegiatan Belajar dan Pengabdian Masyarakat (KBPM) di Kecamatan Semau. 

Kegiatan yang akan berlangsung sekira satu bulan dua minggu itu mengambil tempat di empat desa, yakni Letbaun, Batuinan, Uitao dan Bokonusan. Kegitan penerimaan para mahasiswa digelar di Aula Kantor Camat Semau oleh Camat Semau Yoel Laitabun, Kamis (7/7). 

Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Norci Beeh pada kesempatan itu menjelaskan, program utama yang dibawa para mahasiswa adalah pendampingan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). 

"Mereka bukan master tapi mereka akan bantu sesuai kemampuan mereka. Karena sudah ada pembekalan dari Dimas PMD dan KemenkumHAM. Bukan hanya BUMDes tapi yang lain juga," kata Norci. 

Dia berharap para mahasiswa bisa diterima dengan baik. Dan, KBPM atau KKN tersebut bisa memberi kontribusi yang baik kepada masyarakat desa.

"Semoga teman-teman bisa cepat bersosialisasi beradaptasi dengan masyarakat," sambung dia. 

Masih menurut dia, selain KBPM, para dosen UKAW juga memiliki program kemitraan masyarakat dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). 

Program tersebut dimulai dengan proses pencarian potensi dan sumber daya yang ada di masing-masing desa. 

"Misalnya rumput laut. Kalau selama ini hanya dijemur kering lalu dijual, mungkin kami bisa bantu untuk diolah dulu," tambah dosen Bahasa Ingris FKIP UKAW Kupang itu. 

Camat Semau Yoel Laitabun pada kesempatan itu mengaku senang karena UKAW Kupang mau menempatkan mahasiswanya di Pulau Semau. 

Menurut dia, Pulau Semau yang dulu sudah berbeda dengan saat ini. Sebagian besar jalan sudah beraspal. Warga Semau juga menurut dia sangat ramah. Dengan program KBPM UKAW yang fokus pada pendampingan BUMDes, Yoel mengaku senang. 

"Saya senang begitu dengar ada pendampingan BUMDes. Karena sekarang ini baru dua desa yang mendapat pendampingan dari LSM. 

Semoga adek-adek bisa membantu kami. Bukan hanya BUMDes tapi banyak hal. karena keterbatasan kami di SDM," jelas Yoel yang didampingi Sekcam Semau Marthen Timate. 

Dia juga berharap para mahasiswa bisa betah. Bahkan bila perlu jangan pulang Kupang. "Kalau ada libur, silakan berkeliling Semau," ajak Yoel. 

Sebagai pimpinan wilayah, Camat Semau juga meminta para mahasiswa terlibat dalam kegiatan bakti sosial, khususnya pembersihan lingkungan. Terutama menjelang HUT ke-77 Kemerdekaan RI.(jem/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai