Kupang, Nttzoom - Calon Wali Kota Kupang periode 2024-2029, Ir. Alexander Foenay berkomitmen untuk mengembangkan geliat ekonomi di sektor kuliner terutama pada bidang Usaha Kecil Menengah atau UKM bagi masyarakat Kota Kupang.
Alex mengaku, dalam upaya memajukan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Kupang, Ia berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus kepada sektor kuliner, terutama pada pelaku-pelaku UKM.
Ia menyebut, UKM di Kota Kupang memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memperkenalkan kekayaan kuliner lokal ke tingkat yang lebih tinggi.
Ia berpendapat bahwa untuk mendukung dan memajukan UKM di Kota Kupang, terdapat beberapa hal penting, yakni memperkuat dukungan finansial, peningkatan kapasitas dan pelatihan bagi pelaku UKM, fasilitas pemasaran dan distribusi, penyediaan infrastruktur & fasilitas, dukungan regulasi dan kebijakan, serta promosi kuliner lokal.
“Oleh karena itu, saya memiliki beberapa catatan khusus untuk mendukung dan memajukan usaha kuliner kecil dan menengah di Kupang ini” ujar Alex kepada Nttzoom.com, Rabu(5/6/2024).
Terkait memperkuat dukungan finansial, Anggota DPRD Provinsi NTT periode 2019-2024 itu menjelaskan pemerintah harus menyediakan akses mudah untuk bantuan modal dan kredit mikro dengan bunga rendah untuk pengusaha kuliner kecil dan menengah.
Selanjutnya, untuk peningkatan kapasitas dan pelatihan, lanjut Alex, pemerintah harus mengadakan pelatihan gratis secara berkala tentang manajemen usaha, pemasaran digital, inovasi produk, dan pengelolaan keuangan.
“Ini yang perlu kita lihat kedepan jika terpilih. Karena memang usaha kuliner di Kota Kupang ini sebagai salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat” ungkapnya.
Selain itu, pemerintah dapat membuat program mentorship dengan pengusaha kuliner sukses untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan bagi pelaku UKM di Kota Kupang.
Sementara untuk fasilitas pemasaran dan distribusi, pemerintah harus mampu membantu pengusaha kuliner dalam memanfaatkan platform e-commerce dan media sosial untuk meningkatkan jangkauan pasar.
Ia katakan, untuk penyediaan infrastruktur dan fasilitas bagi pelaku UKM di Kota Kupang, pemerintah perlu mengembangkan pusat-pusat kuliner di area strategis dan memastikan ketersediaan bahan baku berkualitas dengan harga yang terjangkau melalui kerja sama antar petani lokal dan pemasok.
“Sehingga tujuan untuk kesejahteraan masyarakat di Kota Kupang ini terwujud jika petani dan pemasoknya sama-sama saling menguntungkan antar usaha kuliner tersebut,” imbuhnya.
Bukan hanya itu saja, akan tetapi dukungan regulasi dan kebijakan terhadap UKM di Kota Kupang, pemerintah dapat menyederhanakan proses perijinan dan pengurusan dokumen usaha untuk UKM kuliner, kemudian menyediakan regulasi yang mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan usaha kuliner di Kota Kupang.
“Jika ini semua sudah mudah di proses, saya yakin betul pertumbuhan usaha kuliner di Kota Kupang semakin meningkat,” sebutnya.
Terakhir, kata Alex, promosi kuliner lokal ini pemerintah mampu mendorong program-program promosi kuliner lokal melalui berbagai festival makanan, lomba memasak, dan event kuliner lainnya di Kota Kupang.
“Jika sudah sampai pada promosi kuliner ini, disitu peran penting pemerintah dalam mendukung program-program ini seperti lomba memasak dan lain sebagainya,” ungkapnya. (dev/jem/nz*)
Dapatkan sekarang