KUPANG, NTTzoom.com - Kondisi cuaca yang tidak bersahabat di perairan Kupang, menyebabkan pembatalan jadwal pelayaran dari Kupang menuju Rote pada Sabtu (14/6/2025).
Kapal Ferry Garda Maritim yang dijadwalkan berlayar pada pukul 15.00 Wita, terpaksa harus kembali bersandar di Pelabuhan Ferry Bolok - Kupang.
Pembatalan ini dilakukan lantaran cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi yang terjadi di selat Pukuafu, yang dinilai sangat membahayakan aktivitas pelayaran.
Akibatnya, ratusan penumpang yang sebelumnya telah berada di atas kapal ferry, diturunkan kembali.
Salah satu penumpang, Yanti (56) mengatakan, dia dan keluarganya sudah di atas kapal bersama ratusan penumpang lainnya.
"Iya tadi kami sudah di atas, awalnya bilang berangkat, tidak lama bilang batal. Habis itu bilang berangkat lagi, tapi terakhir kami disuruh turun. katanya batal. Gelombang tinggi," ujar Yanti.
Menurut admin operasional Garda Maritim 3, Apren Tasi, pembatalan itu setelah adanya keputusan dari Syahbandar sebagai otoritas pelayaran dan juga koordinasi dari BMKG.
"Penumpang sudah naik, cuman dari pantauan BMKG, ada perubahan cuaca jadi batal berangkat. Tunda untuk ini hari sampai besok. Menghindari resiko atau hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Apren kepada NTTzoomntt.com saat ditemui di Pelabuhan Bolok Kupang.
Menurutnya, tinggi gelombang tidak aman untuk kapal ferry.
"Informasi dari BMKG, tinggi gelombang 2 meter, kecepatan angin 25 knot jadi bahaya sekali untuk berlayar," lanjut Apren.
Menurutnya penundaan ini bersifat sementara. Bila cuaca kembali membaik, kapal akan diberangkatkan menuju Rote.
Pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk BMKG dan syahbandar, sebagai otoritas pemberi izin berlayar kapal.
“Kami akan terus memantau kondisi cuaca dan memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (es/jr*)
Dapatkan sekarang