Banjir Lahar Dingin Gunung Lewotobi Timbun Ruas Jalan Lintas Flores
‎Personel Polsek Wulanggitang bersama anggota Koramil dan warga setempat melakukan pembersihan menggunakan alat berat di jalur Larantuka-Maumere, Rabu (03/12/2025)
Redaksi
03 Dec 2025 19:23 WITA

Banjir Lahar Dingin Gunung Lewotobi Timbun Ruas Jalan Lintas Flores

Flores Timur, NTTzoom.com — Banjir lahar dingin kembali melanda kawasan lereng Gunung Lewotobi Laki-Laki. Material berupa batu, pasir, lumpur, serta potongan kayu, meluncur dari puncak gunung dan menutupi sebagian badan Jalan Negara - Larantuka–Maumere, khususnya di Desa Hokeng Jaya, Kecamatan Wulanggitang, dan Desa Dulipali, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur, pada Rabu (3/12/2025) dini hari. 

‎Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.22 Wita ini dipicu hujan deras sejak Selasa malam. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan abu vulkanik dan material gunung terbawa arus dan menumpuk di titik-titik strategis jalan lintas Flores tersebut.

‎Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octorio Putra, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan arus kendaraan sempat tersendat karena badan jalan dipenuhi material vulkanik.

‎“Material lahar dingin menimbun sejumlah titik dan menyebabkan kendaraan, terutama roda dua, harus melaju perlahan. Namun jalur Larantuka–Maumere masih dapat dilalui,” ujar Kapolres, Rabu pagi.

‎Kendati demikian, polisi memastikan situasi tetap terkendali dan pengendara masih bisa melintas dengan tingkat kehati-hatian yang tinggi.

‎Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polres Flores Timur langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk mengerahkan alat berat guna membersihkan material dari badan jalan.

‎Personel Polsek Wulanggitang bersama anggota Koramil dan warga setempat juga turun langsung membantu pengaturan lalu lintas serta melakukan pembersihan manual sambil menunggu alat berat tiba.

‎“Kami telah berkoordinasi dengan Pemda agar alat berat segera diturunkan. Di lapangan, anggota Polsek bersama TNI dan warga membantu pengaturan dan pembersihan agar lalu lintas tetap berjalan,” jelas AKBP Adhitya.

‎Melihat potensi hujan yang masih tinggi, Kapolres Flores Timur mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di kawasan rawan banjir lahar dingin.

‎“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, terutama pengendara roda dua. Jika cuaca kembali ekstrem, kami akan melakukan penutupan sementara untuk keselamatan bersama,” tegasnya.

‎Polres Flores Timur juga memastikan pemantauan terus dilakukan melalui patroli darat dan koordinasi dengan aparat desa. Warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai berhulu di Gunung Lewotobi diminta tetap siaga terhadap kemungkinan peningkatan debit air.

‎Hingga saat ini, kondisi di lokasi terpantau terkendali. Proses pembersihan material masih berlangsung, dan jalur utama antar-kabupaten tersebut perlahan kembali pulih untuk mendukung mobilitas masyarakat. (es) 

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai