Begini Nasib Jembatan Penghubung Amfoang-Sulamu-Oelamasi
Jembatan Nunpisa yang ambruk 2023 lalu
Begini Nasib Jembatan Penghubung Amfoang-Sulamu-Oelamasi
Jalan menuju Jembatan Nunpisa ditutup
Carlens
10 Jan 2024 23:33 WITA

Begini Nasib Jembatan Penghubung Amfoang-Sulamu-Oelamasi

KUPANG, Nttzoom-Jembatan Nunpisa yang putus di Desa Oelatimo, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tak kunjung diperbaiki. Betapa tidak, jembatan yang putus pada malam pergantian tahun di tahun 2022 ke tahun 2023 itu tak kunjung dikerjakan pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga memasuki awal 2024.

Saat jembatan Nunpisa putus, warga di Sulamu dan Amfoang terisolir, karena jembatan itu merupakan penghubung utama warga ke Oelamasi, Ibu Kota Kabupaten Kupang dan Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi NTT.

Bahkan masyarakat Kecamatan Sulamu dan sejumlah kecamatan di wilayah Amfoang, Kabupaten Kupang akan mengalami kesulitan pada musim penghujan tahun 2024 jika pemerintah tidak memperbaiki jembatan tersebut. Apalagi terdapat sejumlah Puskesmas di wilayah Sulamu ketika hendak melarikan pasien ke RSUD Naibonat dan RS lain yang di Kota Kupang.

Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, Maksi Nenabu menjelaskan, jembatan Nunpisa yang rusak total sekitar satu tahun itu sudah memiliki jalur alternatif. Namun, jalur tersebut masih tetap tidak memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin melintas. Pasalnya, masyarakat tidak bisa melewati jalur kali itu, jika hujan deras.

"Jembatan Nunpisa itu, kita sudah buat jalan alternatif," ujar Maksi kepada nttzoom.com, Selasa 9 Januari 2023.

Maksi jelaskan, jembatan Nunpisa segera dibangun pada 2024, menanti Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT untuk menjawab usulan dari Dinas PUPR Provinsi NTT.

Dikatakan, pembangunan jembatan Nunpisa itu diusulkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.

"Pembangunan jembatan Nunpisa ini kita usulkan pendanaannya. Baik lewat APBD maupun APBN. Semoga ada dananya sehingga kita bisa membangun kembali jembatan tersebut," bebernya.

Maksi jelaskan, untuk membangun kembali jembatan Nunpisa membutuhkan dana sebesar Rp 15 miliar. Dana itu, kata dia, diusulkan melalui APBD maupun APBN dari Pemprov NTT.

Dengan harapan, Pemprov NTT dapat menjawab usulan anggaran ini untuk memperbaiki jembatan Nunpisa.

"Kebutuhan dananya sekitar Rp 15 miliar. Jika dananya tersedia baru kita bisa bangun. Semoga bisa tahun 2024 ini," cetusnya.

Untuk diketahui, jembatan Nunpisa tercatat sebagai aset Pemprov NTT sehingga perbaikan jembatan menjadi kewenangan provinsi.(jem/cd3/nz)

Dapatkan sekarang

NTT Zoom, Ringan dan cepat
0 Disukai