Kupang, Nttzoom - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Seksi Bimas Katolik Kemenag Kabupaten Kupang menyerahkan bantuan dana sebesar Rp13 juta sekaligus melakukan kegiatan pembinaan iman dengan tema “Berjalan dan Bertumbuh dalam Kasih Kristus, bagi para siswa katolik di SD Inpres Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur, pada Senin (22/7/2024).
Acara dqlam bentuk penandatanganan kerjasama dan pelaksanakan kegiatan pembinaan oleh Kepala Sekolah SDI Naibonat, Erni A. Bengkiuk.
Kepsek SDI Naibonat, Erni A. Bengkiuk mengapresiasi yang tinggi kepada Kakan Kemenag, Kasi Bimas Katolik dan rombongan.
“Kami menyampaikan terima kasih atas terbangunnya mitra kerja sama antara Lembaga Pendidikan Sekolah Dasar Inpres di bawah asuhannya dengan Kementerian Agama serta berharap kemitraan ini tetap berlanjut demi masa depan pendidikan generasi bangsa,” sebutnya.
Sementara itu Kakan Kemenag Kupang, Saturlino Correia menguraikan pokok pikiran penting dan pesan khusus kepada peserta kegiatan, antara lain menguraikan tentang posisi strategis anak sebagai masa depan bangsa dan gereja.
“Kegiatan ini sangat penting dan strategis sebab kita sedang menyiapkan generasi emas bangsa Indonesia di tahun 2045," sebutnya.
Menurutnya, di era globalisasi saat ini terdapat banyak kemudahan dan tantangan. Untuk itu anak-anak sejak dini harus dibekali dengan baik agar seimbang dalam kecakapan menguasai teknologi dan kecerdasan spiritual.
Dengan demikian, kata dia, perlu dilakukan pembinaan agar para anak tidak hanya jadi anak yang pintar tetapi juga baik di masa yang akan datang.
“Atas dasar ini Kementerian Agama melalui Dirjen Bimas Katolik melaksanakan program ini,” bebernya.
Lebih lanjut Kakan Kemenag Saturlino mengajak peserta kegiatan untuk mengikuti kegiatan dengan baik sehingga mampu menimba nilai penting dalam kegiatan ini, yang disampaikan oleh nara sumber, RD. Jhon.
Menurut Saturlino, iman bukan hanya Credenda atau pengakuan saja tetapi juga Agenda atau tindakan nyata. Karenan itu beliau berharap agar peserta kegiatan menjadi anak yang baik didasari pada prinsip spiritualitas dari Uskup Eusibius, yakni menjadi umat Katolik yang baik (good) dengan selalu mengalami peningkatan dalam kebaikan, sampai kepada terbaik (the best).
“Jangan beristirahat bila baikmu (good) belum menjadi lebih baik (better) dan lebih baikmu (better) belum menjadi yang terbaik (best)," tegas Saturlino.
Di akhir sambutan Saturlino selaku Kakan Kemenag menyampaikan terima kasih kepada Kepala sekolah beserta para guru yang bersedia menjadi mitra kerja kementerian agama dan kepada panitia dan narasumber RD. Jhon R.S.M Tilis, juga Kaai Bimas Karolik Y.F. Gerard M. Wassa yang telah memungkinkan kegiatan ini dilaksanakan dan berjalan lancar.
Hadir mendampingi Kepala Kantor dan Kasi Bimas Katolik pada kegiatan ini, adalah Pengawas Pendidikan Agama Katolik Tingkat Menengah dan Dasar Agustinus Agun dan Benediktus Belang dan beberapa Staff teknis Sie Bimas Katolik Kemenag Kupang. (jem/dev/nz)
Dapatkan sekarang